Sekjen PBB Terkejut dengan Kekejaman Pasukan Israel di Masjid Al-Aqsa
Kamis, 06 April 2023 - 05:13 WIB
loading...
Sekjen PBB terkejut dengan kekejaman pasukan Israel di Masjid al-Aqsa. Foto/Daily Sabah
A
A
A
NEW YORK - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres "terkejut" dengankekejaman yang dilakukan pasukan Israel terhadap jamaah di kompleks Masjid al-Aqsa. Hal itu diungkapkan juru bicaranya Stephane Dujarric.
Menurut Dujarric, Guterres terkejut dan merasa ngeri dengan gambar-gambar yang dilihatnya tentang kekejamandan pemukulan oleh pasukan keamanan Israel di dalam Masjid al-Qibli di Yerusalem pada waktu kalender yang suci bagi orang Yahudi, Kristen, dan Muslim.
"Ini harus menjadi waktu untuk perdamaian dan tanpa kekerasan," serunya seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (6/4/2023).
Baca Juga: Roket Gaza Hantam Israel Pascapenyerangan Masjid Al-Aqsa
Dujarric kembali menegaskan pernyataan dari Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah Tor Wennesland yang mendesak para pemimpin politik, agama dan masyarakat di semua pihak untuk menolak hasutan, retorika yang menghasut, dan tindakan provokatif.
Wennesland mengatakan para pemimpin harus bertindak secara bertanggung jawab dan menahan diri dari langkah-langkah yang dapat meningkatkan ketegangan.
Dia menyatakan PBB melakukan kontak dekat dengan semua pihak terkait untuk meredakan situasi.
Menurut Dujarric, Guterres terkejut dan merasa ngeri dengan gambar-gambar yang dilihatnya tentang kekejamandan pemukulan oleh pasukan keamanan Israel di dalam Masjid al-Qibli di Yerusalem pada waktu kalender yang suci bagi orang Yahudi, Kristen, dan Muslim.
"Ini harus menjadi waktu untuk perdamaian dan tanpa kekerasan," serunya seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (6/4/2023).
Baca Juga: Roket Gaza Hantam Israel Pascapenyerangan Masjid Al-Aqsa
Dujarric kembali menegaskan pernyataan dari Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah Tor Wennesland yang mendesak para pemimpin politik, agama dan masyarakat di semua pihak untuk menolak hasutan, retorika yang menghasut, dan tindakan provokatif.
Wennesland mengatakan para pemimpin harus bertindak secara bertanggung jawab dan menahan diri dari langkah-langkah yang dapat meningkatkan ketegangan.
Dia menyatakan PBB melakukan kontak dekat dengan semua pihak terkait untuk meredakan situasi.
Lihat Juga :