Korsel, AS, dan Jepang Gelar Latihan Anti Kapal Selam Korut
Selasa, 04 April 2023 - 00:30 WIB
loading...
Korsel, AS, dan Jepang Gelar Latihan Anti Kapal Selam Korut. FOTO/Reuters
A
A
A
SEOUL - Angkatan Laut Korea Selatan (Korsel), Amerika Serikat (AS), dan Jepang memulai latihan anti-kapal selam pertama mereka dalam enam bulan pada Senin (3/4/2023). Latihan ini digelar untuk meningkatkan koordinasi mereka melawan meningkatnya ancaman rudal Korea Utara (Korut).
Seperti dilaporkan AP, latihan dua hari itu dilakukan ketika Korea Utara baru-baru ini meluncurkan jenis hulu ledak nuklir di medan perang memicu kekhawatiran negara itu dapat melakukan uji coba nuklir pertamanya sejak 2017.
Baca juga: Hadapi Kapal Perang China, Jepang Siapkan Rudal Tangguh
“Latihan maritim di perairan internasional di lepas pantai Pulau Jeju Korea Selatan melibatkan kapal induk USS Nimitz bertenaga nuklir dan kapal perusak angkatan laut dari Korea Selatan, AS dan Jepang,” kata Kementerian Pertahanan Korsel dalam sebuah pernyataan.
“Pelatihan itu diatur untuk meningkatkan kapasitas ketiga negara untuk menanggapi ancaman keamanan bawah laut yang ditimbulkan oleh rudal balistik yang diluncurkan kapal selam Korea Utara dan aset lainnya,” lanjut pernyataan itu.
Pejabat pertahanan Korea Selatan mengatakan ketiga negara itu akan mendeteksi dan melacak kendaraan bawah air tak berawak Korea Selatan dan AS yang menyamar sebagai kapal selam musuh dan aset lainnya.
Rudal yang diluncurkan kapal selam oleh Korea Utara merupakan ancaman keamanan yang serius bagi Amerika Serikat dan sekutunya karena lebih sulit untuk mendeteksi peluncuran semacam itu sebelumnya.
Seperti dilaporkan AP, latihan dua hari itu dilakukan ketika Korea Utara baru-baru ini meluncurkan jenis hulu ledak nuklir di medan perang memicu kekhawatiran negara itu dapat melakukan uji coba nuklir pertamanya sejak 2017.
Baca juga: Hadapi Kapal Perang China, Jepang Siapkan Rudal Tangguh
“Latihan maritim di perairan internasional di lepas pantai Pulau Jeju Korea Selatan melibatkan kapal induk USS Nimitz bertenaga nuklir dan kapal perusak angkatan laut dari Korea Selatan, AS dan Jepang,” kata Kementerian Pertahanan Korsel dalam sebuah pernyataan.
“Pelatihan itu diatur untuk meningkatkan kapasitas ketiga negara untuk menanggapi ancaman keamanan bawah laut yang ditimbulkan oleh rudal balistik yang diluncurkan kapal selam Korea Utara dan aset lainnya,” lanjut pernyataan itu.
Pejabat pertahanan Korea Selatan mengatakan ketiga negara itu akan mendeteksi dan melacak kendaraan bawah air tak berawak Korea Selatan dan AS yang menyamar sebagai kapal selam musuh dan aset lainnya.
Rudal yang diluncurkan kapal selam oleh Korea Utara merupakan ancaman keamanan yang serius bagi Amerika Serikat dan sekutunya karena lebih sulit untuk mendeteksi peluncuran semacam itu sebelumnya.
Lihat Juga :