Kedubes Rusia: AS Ingin Mengecilkan Keterlibatan dalam Ledakan Nord Stream

Rabu, 29 Maret 2023 - 19:20 WIB
loading...
Kedubes Rusia: AS Ingin...
Kedubes Rusia: AS Ingin Mengecilkan Keterlibatan dalam Ledakan Nord Stream. FOTO/Reuters
A A A
WASHINGTON - Kedutaan Besar Rusia di Amerika Serikat (AS) menyatakan pada Rabu (29/3/2023), bahwa Washington berusaha untuk mengecilkan informasi yang merusak tentang dugaan keterlibatan dinas intelijennya dalam ledakan tahun lalu yang merusak pipa gas Nord Stream .

Moskow pada awal pekan ini gagal meminta Dewan Keamanan PBB untuk meminta penyelidikan independen atas ledakan pada September yang memutuskan pipa Nord Stream yang menghubungkan Rusia dan Jerman dan memuntahkan gas ke Laut Baltik.

Baca juga: DK PBB Tolak Permintaan Rusia Gelar Penyelidikan Independen Ledakan Nord Stream

Pejabat Rusia bereaksi dengan marah dan Kremlin mengatakan pada hari Selasa akan terus menuntut penyelidikan internasional.

Kedutaan Besar Rusia di AS mengatakan dalam sebuah pernyataan yang diposting di platform pesan Telegramnya, bahwa Washington melakukan "segala kemungkinan" untuk mencegah "upaya tidak memihak" membangun keadaan di sekitar ledakan.

"Kami melihat ini sebagai upaya nyata untuk meremehkan informasi dari jurnalis terkemuka yang merusak Amerika Serikat tentang kemungkinan keterlibatan langsung dinas intelijen Amerika," kata kedutaan dalam pernyataan yang diposting di Rusia, seperti dikutip dari Reuters.

Baca juga: Vladimir Putin Sebut AS Dalang Ledakan Pipa Nord Stream

Dalam posting blog bulan Februari, jurnalis investigasi pemenang Hadiah Pulitzer Seymour Hersh mengutip sumber tak dikenal yang mengatakan bahwa penyelam angkatan laut AS telah menghancurkan pipa dengan bahan peledak atas perintah Presiden Joe Biden.

Gedung Putih menolak laporan Hersh sebagai "fiksi yang benar-benar salah dan lengkap". Norwegia mengatakan tuduhan itu "omong kosong".
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
AS Sebut Iran Akan Buka...
AS Sebut Iran Akan Buka Selat Hormuz Tanpa Biaya Tol
Rekomendasi
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
Berita Terkini
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved