Serangan Drone Membunuh Kontraktor AS, Amerika Balas Bombardir Suriah
Jum'at, 24 Maret 2023 - 16:01 WIB
loading...
Seorang kontraktor Amerika Serikat tewas dalam serangan drone di Suriah timur laut, Kamis. Militer Amerika Serikat membalas dengan membombardir fasilitas di Suriah yang terkait dengan Iran. Foto/REUTERS
A
A
A
DAMASKUS - Seorang kontraktor Amerika Serikat (AS) tewas dan lima tentara serta satu kontraktor Amerika lainnya terluka setelah sebuah drone menyerang sebuah fasilitas pangkalan koalisi di Suriah timur laut pada Kamis.
Militer Amerika Serikat tidak terima, dan membalas dengan membombardir fasilitas yang digunakan kelompok pro-Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran di Suriah timur laut.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Kamis malam, Departemen Pertahanan AS mengatakan komunitas intelijen telah menentukan bahwa drone yang membunuh kontraktor Amerika itu berasal dari Iran.
Menteri Pertahanan Lloyd Austin mengatakan bahwa pasukan Komando Pusat (CENTCOM) AS membalas dengan serangan udara presisi.
Baca Juga: China Kecam Pendudukan Militer AS di Suriah, Menyebutnya Pencuri Minyak
“Serangan udara dilakukan sebagai respons atas serangan hari ini [Kamis] serta serangkaian serangan baru-baru ini terhadap pasukan koalisi di Suriah oleh kelompok yang berafiliasi dengan IRGC,” kata Austin, seperti dikutip AP, Jumat (24/3/2023) .
Militer Amerika Serikat tidak terima, dan membalas dengan membombardir fasilitas yang digunakan kelompok pro-Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran di Suriah timur laut.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Kamis malam, Departemen Pertahanan AS mengatakan komunitas intelijen telah menentukan bahwa drone yang membunuh kontraktor Amerika itu berasal dari Iran.
Menteri Pertahanan Lloyd Austin mengatakan bahwa pasukan Komando Pusat (CENTCOM) AS membalas dengan serangan udara presisi.
Baca Juga: China Kecam Pendudukan Militer AS di Suriah, Menyebutnya Pencuri Minyak
“Serangan udara dilakukan sebagai respons atas serangan hari ini [Kamis] serta serangkaian serangan baru-baru ini terhadap pasukan koalisi di Suriah oleh kelompok yang berafiliasi dengan IRGC,” kata Austin, seperti dikutip AP, Jumat (24/3/2023) .
Lihat Juga :