AS Sebut 123 Negara ICC Harus Tangkap Vladimir Putin

Kamis, 23 Maret 2023 - 08:22 WIB
loading...
AS Sebut 123 Negara...
Amerika Serikat sebut 123 negara anggota ICC harus menangkap Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengatakan negara-negara anggota Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), yang berjumlah 123, harus menangkap Presiden Rusia Vladimir Putin jika memasuki negara-negara tersebut.

Itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Antony Blinken dalam sidang Senat pada hari Rabu.

ICC, yang berbasis di Den Haag, telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Putin pada hari Jumat setelah pengadilan menyimpulkan bahwa pemimpin Kremlin itu diduga bertanggung jawab atas kejahatan perang berupa deportasi anak-anak secara tidak sah dari wilayah pendudukan di Ukraina ke wilayah Federasi Rusia.

Baca Juga: Jerman Siap Tangkap Vladimir Putin dan Menyerahkannya kepada ICC

ICC meluncurkan penyelidikan atas dugaan kejahatan perang yang dilakukan di Ukraina pada Maret 2022 setelah hampir 40 negara anggota pengadilan tersebut mengajukan permintaan.

Blinken membahas surat perintah penangkapan Putin saat tampil di hadapan Subkomite Alokasi Senat untuk Negara, Operasi Asing, dan Program Terkait pada hari Rabu. Dia menghadapi pertanyaan dari Senator South Carolina Lindsey Graham tentang apakah AS akan menangkap Putin jika dia berkunjung.

"Seperti yang Anda ketahui, kami sebenarnya bukan pihak ICC, jadi saya tidak ingin terlibat dalam hipotetis itu," kata Blinken menanggapi pertanyaan Graham.

"Saya tidak berpikir [Putin] memiliki rencana untuk melakukan perjalanan ke sini segera," ujarnya, seperti dikutip dari Newsweek, Kamis (23/3/2023).

Graham kemudian bertanya kepada Menlu Blinken apakah dia akan mendorong sekutu Amerika di Eropa untuk menangkap Putin. Blinken menjawab: "Saya pikir siapa pun yang menjadi pihak di pengadilan [ICC], dan memiliki kewajiban, harus memenuhi kewajiban mereka."

Meskipun AS bukan anggota ICC, beberapa sekutu terdekatnya termasuk Inggris, Kanada, dan Prancis merupakan negara anggota.

Baca Juga: Jerman Siap Tangkap Vladimir Putin, Begini Reaksi Rusia

Mantan Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton sebelumnya mengatakan bahwa Amerika tidak boleh bekerja sama dengan surat perintah penangkapan Putin yang dikeluarkan ICC.

"Saya percaya dan selama bertahun-tahun Pengadilan Kriminal Internasional pada dasarnya tidak sah," katanya.

"Ini sama sekali bukan untuk memaafkan perilaku perang Putin, tetapi ada yurisdiksi yang dapat mengadilinya—khususnya Ukraina, dan pada akhirnya Rusia bebas untuk mengadilinya," kata Bolton saat tampil di Sky News hari Senin.

Presiden China Xi Jinping juga mengatakan pada hari Senin bahwa Putin kebal terhadap tuduhan ICC.

Menurut wawancara yang dilakukan oleh Radio Echo of the Caucasus minggu ini, beberapa warga Rusia skeptis jika ICC dapat melaksanakan surat perintah penangkapan untuk Putin. Yang lain mengatakan bahwa rakyat Rusia akan melindungi Putin dari tuduhan tersebut.

Sekadar diketahui, ada 70 negara anggota PBB yang tidak berada di bawah yurisdiksi surat perintah ICC, dan Putin masih dapat mengunjungi negara-negara tersebut, terutama Iran dan India, yang keduanya telah mengembangkan kemitraan mereka dengan Moskow sejak invasi Rusia ke Ukraina.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
Daftar 5 Presiden Terkaya...
Daftar 5 Presiden Terkaya di Dunia, Nomor 1 Vladimir Putin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved