Zelensky Kunjungi Garis Depan Dekat Bakhmut
Kamis, 23 Maret 2023 - 02:16 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa jam kemudian, dua rudal menabrak blok apartemen sembilan lantai di Zaporizhzhia, membakar dua bangunan. Para pejabat mengatakan satu orang meninggal di rumah sakit dan 25 orang lainnya luka-luka.
Sejumlah flat hancur akibat ledakan dan seorang juru bicara angkatan udara mengindikasikan mereka mungkin terkena roket Tornado-S, yang memiliki jangkauan maksimum 120 km.
Dalam sebuah tweet, Zelensky mengatakan daerah perumahan di Zaporizhzhia menjadi sasaran dan tidak bisa menjadi "hanya hari lain" di Ukraina atau seluruh dunia.
Serangan Rusia terjadi sehari setelah Presiden China Xi Jinping menyelesaikan kunjungan dua hari ke Moskow, mempromosikan rencana perdamaian 12 poinnya.
Presiden Ukraina mencatat bahwa setiap kali seseorang mencoba mendengar kata 'perdamaian' di Moskow, perintah lain diberikan untuk melancarkan serangan.
Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya mengatakan bahwa proposal perdamaian China dapat diambil sebagai dasar penyelesaian konflik di Ukraina, kapan pun Barat dan Kiev siap untuk itu.
Rencana tersebut tidak membuat proposal khusus dan tidak secara eksplisit meminta pasukan Rusia untuk meninggalkan wilayah kedaulatan Ukraina.
Baca Juga: Putin Serukan Peta Jalan Perdamaian China untuk Ukraina
Sejumlah flat hancur akibat ledakan dan seorang juru bicara angkatan udara mengindikasikan mereka mungkin terkena roket Tornado-S, yang memiliki jangkauan maksimum 120 km.
Dalam sebuah tweet, Zelensky mengatakan daerah perumahan di Zaporizhzhia menjadi sasaran dan tidak bisa menjadi "hanya hari lain" di Ukraina atau seluruh dunia.
Serangan Rusia terjadi sehari setelah Presiden China Xi Jinping menyelesaikan kunjungan dua hari ke Moskow, mempromosikan rencana perdamaian 12 poinnya.
Presiden Ukraina mencatat bahwa setiap kali seseorang mencoba mendengar kata 'perdamaian' di Moskow, perintah lain diberikan untuk melancarkan serangan.
Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya mengatakan bahwa proposal perdamaian China dapat diambil sebagai dasar penyelesaian konflik di Ukraina, kapan pun Barat dan Kiev siap untuk itu.
Rencana tersebut tidak membuat proposal khusus dan tidak secara eksplisit meminta pasukan Rusia untuk meninggalkan wilayah kedaulatan Ukraina.
Baca Juga: Putin Serukan Peta Jalan Perdamaian China untuk Ukraina
(ian)
Lihat Juga :