Jerman Geger, 2 Bocah Tega Tikam Temannya 30 Kali karena Dilaporkan Lakukan Perundungan

Jum'at, 17 Maret 2023 - 20:13 WIB
loading...
A A A
Polisi mengatakan bahwa selama penggeledahan dan kemudian diinterogasi, kedua gadis tersebut membuat pernyataan yang bertentangan dan keduanya akhirnya mengaku pada Senin, 13 Maret.

Penyelidik sendiri belum menemukan 'pisau kecil' yang digunakan dalam kejahatan tersebut.

Kedua gadis itu bersekolah di sekolah yang sama dengan Luise dan mereka dikatakan berteman.

Menurut kepala departemen pembunuhan polisi Koblenz, Florian Locker, kedua gadis itu, yang dilihat oleh seorang tetangga saat mereka berjalan ke hutan bersama Luise, membuat pernyataan tentang masalah tersebut dan pada akhirnya mengakui kejahatan tersebut.

Gadis berusia 13 tahun itu dilaporkan memaksa tersangka yang lebih muda untuk membantunya.

Locker menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut karena tersangka berusia di bawah 14 tahun dan menurut hukum Jerman, anak-anak di bawah 14 tahun berada di bawah usia tanggung jawab pidana.

Orang tua tersangka telah pindah untuk saat ini tetapi masih berhubungan dengan putri mereka.

Hilangnya Luise memicu operasi pencarian panik yang melibatkan helikopter, anjing pelacak, dan drone. Saat ditemukan ditikam sebanyak 30 kali, masyarakat di kota kecil berpenduduk hanya 18.000 itu kaget.

"Anak itu meninggal akibat banyak luka pisau dan mengakibatkan kehilangan darah," kata Jaksa Koblenz Mario Mannweiler pada konferensi pers setelah Luise ditemukan seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (17/3/2023).

Dia menambahkan bahwa 'tidak ada indikasi pelanggaran seksual'.

Baca Juga: Tujuh Tewas dan 25 Luka dalam Penembakan Massal di Gereja Jerman
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Ternyata Pelajar Pembawa...
Ternyata Pelajar Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Korban Bully
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved