Netanyahu Tolak Berkompromi, Aksi Protes di Israel Berlanjut

Jum'at, 17 Maret 2023 - 03:30 WIB
loading...
Netanyahu Tolak Berkompromi,...
Netanyahu Tolak Berkompromi, Aksi Protes di Israel Berlanjut. FOTO/Reuters
A A A
TEL AVIV - Para pengunjuk rasa Israel melanjutkan aksi demonstrasi menentang rencana pemerintah sayap kanan untuk melemahkan independensi peradilan. Demonstran terus melawan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu , setelah dia menolak proposal kompromi dari Presiden Isaac Herzog yang dimaksudkan untuk meredakan krisis.

Seperti dilaporkan Al Jazeera, para pengunjuk rasa di Yerusalem pada Kamis (16/3/2023), menarik garis merah di jalan-jalan menuju Mahkamah Agung negara itu dan armada kecil kapal memblokir jalur pelayaran di lepas pantai kota utara Haifa.

Baca juga: Oposisi Israel Sebut Rekonsiliasi Arab Saudi-Iran sebagai Kegagalan Netanyahu

Dorongan oleh pemerintah Netanyahu untuk memberlakukan perubahan besar-besaran di pengadilan Israel telah memicu kegemparan domestik dan kekhawatiran di antara sekutu Barat negara itu.

Jika proposal awal lolos, itu berarti pemerintah lebih berpengaruh dalam memilih hakim dan membatasi kekuasaan Mahkamah Agung untuk membatalkan undang-undang. Satu hal utama yang diperdebatkan dalam perombakan terencana adalah amandemen cara pemilihan hakim.

Menteri Kehakiman Israel, Yariv Levin mengatakan, langkah-langkah yang diusulkan koalisi akan mengubah cara hakim ditunjuk dengan memberi Knesset lebih banyak pengawasan dan pemerintah lebih berkuasa atas komite yang memilih mereka.

Rencana Herzog akan melihat panitia seleksi, termasuk tiga menteri, presiden pengadilan tinggi, dua hakim dan dua pegawai negeri yang akan disepakati oleh presiden mahkamah agung dan menteri kehakiman.

Baca juga: Israel Tidak Dapat Temukan Pilot untuk Terbangkan Netanyahu ke Roma

Sementara Netanyahu, yang mengatakan tujuannya adalah untuk menyeimbangkan cabang-cabang pemerintahan, memiliki mayoritas parlemen bersama dengan sekutu koalisi agama-nasionalisnya.

Netanyahu dilaporkan mempersingkat jadwal perjalanan ke Berlin. Rencana perjalanan awal yang beredar minggu lalu mengatakan dia akan kembali pada hari Jumat. Tetapi pernyataan baru mengatakan dia akan kembali pada hari Kamis.

Netanyahu juga menunda penerbangannya ke Berlin saat dia sedang dalam pembicaraan dengan anggota koalisi mengenai kemungkinan amandemen perubahan peradilan yang direncanakan, beberapa media Ibrani melaporkan.

Ratusan pengunjuk rasa tiba di bandara dalam upaya untuk mengganggu keberangkatan perdana menteri ke Berlin pada hari Rabu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Menteri Turki Sebut...
Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka
Rekomendasi
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Berita Terkini
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved