AS Perkenalkan Sistem Rudal Terbaru MUTANT

Kamis, 16 Maret 2023 - 03:25 WIB
loading...
AS Perkenalkan Sistem...
AS memperkenalkan sistem rudal terbaru yang disebut MUTANT. Foto/Straight Arrows News
A A A
WASHINGTON - Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) pekan lalu meluncurkan sistem rudal baru yang akan memiliki kemampuan manuver lebih banyak untuk mengubah arah di udara dan menyerang target lebih cepat.

Sistem rudal artikulasi terbaru ini dikembangkan Transformasi Utilitas Rudal Angkatan Udara AS melalui proyek Articulated Nose Technology (MUTANT).

Konsep artikulasi rudal sudah ada sejak tahun 1950-an tetapi tidak dimungkinkan sampai munculnya teknologi modern.

Laboratorium Penelitian Angkatan Udara AS (AFRL) menunjukkan bagaimana rudal "MUTANT" baru akan bekerja selama demonstrasi di Simposium Peperangan Asosiasi Angkatan Udara dan Luar Angkasa di Aurora, Colorado, minggu lalu.

Baca Juga: Mata-mata AS Ditikam dalam Serangan Teroris di Inggris

Dikutip dari Fox News, Kamis (16/3/2023), AFRL mengatakan telah mengembangkan sistem penggerak yang dikontrol secara elektronik yang terdiri dari motor elektromagnetik, bantalan, roda gigi, dan struktur. Struktur "kulit komposit" akan melindungi komponen penggerak dari lingkungan sambil mempertahankan garis cetakan luar yang lebih halus, atau "OML."

AFRL telah menambahkan bahwa teknologi senjata morphing akan memungkinkan perubahan OML terus menerus untuk menyesuaikan kinerja pada setiap fase penerbangan. Sistem aktuasi kontrol rudal, atau CAS, akan memungkinkan rudal memiliki jangkauan, kemampuan manuver, dan kelincahan yang lebih jauh – memungkinkan rudal untuk mendekati target dengan lebih efektif.

AFRL akan melakukan tiga uji darat yang berpuncak pada artikulasi ganda dan mengendalikan manuver rudal Hellfire yang dimodifikasi dari pertengahan tahun fiskal 2023 hingga akhir 2024.

Baca Juga: Langkah China Damaikan Arab Saudi dan Iran Ubah Timur Tengah, AS Terpukul

Kebutuhan rudal untuk mengubah lintasan dan memiliki lebih banyak kemampuan manuver telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir karena Amerika Serikat menjadi lebih waspada terhadap benda terbang tak dikenal di dalam perbatasannya.

Masalah ini digarisbawahi bulan lalu setelah militer AS menembak jatuh empat objek dari langit dalam waktu kurang dari dua minggu. Salah satunya adalah balon mata-mata China yang ditembak jatuh di lepas pantai Carolina Selatan setelah melintasi AS.

Ketika sebuah jet F-16 AS menembak jatuh "objek tak dikenal" di atas Danau Huron pada 12 Februari, upaya pertamanya gagal. Jet itu menggunakan rudal Sidewinder untuk menyerang target.

Baca Juga: Jet Tempur F-16 AS Ternyata 2 Kali Merudal UFO, yang Pertama Meleset
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, Komentator Bola Simon Jordan Malah Bikin Geram
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Aturan Baru, Israel...
Aturan Baru, Israel Larang Wartawan Publikasikan Serangan Rudal Iran Hantam Fasilitas Militer
Rekomendasi
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Berita Terkini
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved