Sejarah Kekuatan Kru Tank Wanita di Perang Dunia II dan Perkembangannya Kini

Selasa, 14 Maret 2023 - 10:06 WIB
loading...
Sejarah Kekuatan Kru...
Semua awak tank wanita di IMRB ke-200 Rusia di Pechenga mendapat penghargaan pada Hari Pasukan Tank setelah menyelesaikan kursus pelatihan selama sebulan. Foto/twitter/@russiandefpolic
A A A
MOSKOW - Perang Dunia II telah berakhir lama, namun ada beberapa peristiwa yang digadang-gadang akan terulang kembali pada masa sekarang ini yakni kembalinya kru tank wanita dalam perang.

Berpotensi menjadi bentrokan lapis baja pertama di tanah Eropa setelah perang tank besar-besaran perang Dunia II, Rusia dianggap akan mengulang sejarah dengan mempekerjakan awak tank wanita andalannya.

Dalam sejarah kru tank wanita pada perang dunia II, nama awak tank wanita Rusia seperti Maria Oktyabrskaya dan Yekaterina Petlyuk dianggap penting dalam sejarah militernya.

Kedua kru wanita itu telah menerima penghargaan pahlawan Uni Soviet yang masing-masing diantaranya telah mencapai prestasi penting dengan tank T-34 dan T-60 mereka di tengah bias rekan pria militer kala itu.

Baca juga: Biden Luncurkan Program Kapal Selam Nuklir Baru untuk AUKUS usai Jual Kapal Kelas Virginia

Dalam riwayatnya, Maria pernah menghancurkan lusinan tank jerman dan senjata artileri. Sementara Yekaterina secara ajaib pernah menghancurkan ladang ranjau dan menghentikan tanknya tiga meter dari ranjau.

Selain itu, perwira menengah Alexandra Samusenko juga termasuk awak tank legendaris Rusia yang terkenal. Kala itu Wakil Komandan Batalyon ini pernah menghadapi tentara Jerman yang terkenal kuat.

Dalam pertempuran yang dialaminya kala itu, Alexandra sempat terluka tiga kali dan harus meninggalkan tanknya karena terbakar dua kali saat menghadapi tiga tank Tiger Jerman.

Baca juga: Korea Utara Tembakkan 2 Rudal Balistik ke Laut Jepang

Terlepas dari kecepatan dan kemampuan manuvernya, tank itu masih dikalahkan oleh tank Jerman yang lebih berat dan lebih canggih.

Alexandra terbunuh dalam aksinya di Polandia Barat Laut, sementara Maria meninggal setelah beberapa bulan karena cedera pecahan peluru yang dideritanya pada 18 Januari 1944.

Terlepas dari sejarah kru wanitanya, pada tahun 2019 Rusia kembali meluncurkan awak tank wanita pada pertandingan Angkatan Darat yang diselenggarakan untuk tentara Internasional.

Anastasiya Baranova, Marina Pushkareva, dan Daria Sirotenko mengoperasikan tank T-80. Menariknya, mereka memiliki spesialisasi inti yang berbeda diantaranya adalah seorang ahli bedah, terapis, dan apoteker.

Spesialisasi tersebut merupakan profesi sebelum mereka memilih ditugaskan ke korps lapis baja.

Dalam perkembangannya, terdapat beberapa negara selain Rusia yang juga memiliki kru tank wanita untuk memperkuat militernya.

Israel dan China merupakan dua negara yang telah mengoperasikan awak tank wanita untuk menambah kekuatan Angkatan Daratnya.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada Oktober 2022 mengumumkan keberhasilan program percontohan untuk perusahaan operator tank wanita yang dimulai pada tahun 2020.

Sedangkan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China juga melatih semua awak tank wanita, dengan laporan tentang wanita yang dilatih di MBT Type-99 A muncul di Global Times pada Juli 2019.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Saat Prancis Hujan Rekor...
Saat Prancis Hujan Rekor di Laga Kedua Grup I Piala Dunia 2026
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Berita Terkini
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved