AS Pertimbangkan Berlakukan Larangan Perjalanan Bagi Anggota PKC
Jum'at, 17 Juli 2020 - 18:50 WIB
loading...
A
A
A
Para pembantu Trump telah menjadikan PKC target utama untuk apa yang mereka sebut kegiatan "memfitnah" Beijing. Tetapi Trump telah menahan kritik langsung terhadap Presiden China Xi Jinping, yang telah dipujinya sebagai teman.
Menurut orang yang akrab dengan diskusi tersebut di antara opsi-opsi tersebut adalah mendasarkan moratorium visa pada undang-undang imigrasi yang digunakan oleh Trump untuk membenarkan larangan bepergiannya pada 2017 terhadap sekelompok negara yang mayoritas penduduknya Muslim.
"Trump juga dapat memiliki wewenang untuk membuat pengecualian untuk individu atau kategori tertentu," kata sumber itu.
Menurut sumber itu satu kesulitan yang pasti adalah menentukan warga negara China mana yang merupakan anggota partai, karena otoritas AS tidak memiliki daftar lengkap.
Larangan semacam itu, jika diterapkan, dapat menghantam Partai Komunis yang berkuasa dari tingkat tertinggi hingga ke pangkat terendah dan akan dipastikan akan ada pembalasan terhadap warga Amerika yang melakukan perjalanan ke China. Sanksi ini dapat mencakup tidak hanya diplomat tetapi juga eksekutif bisnis, yang berpotensi merugikan kepentingan AS di China.(Baca: AS Tidak Tutup Kemungkinan Sanksi China Terkait Laut China Selatan )
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying, saat ditanya tentang kemungkinan larangan perjalanan seperti itu, mengatakan kepada wartawan bahwa jika hal itu terwujud, itu berarti Amerika Serikat memilih untuk menentang 1,4 miliar orang.
Menurut orang yang akrab dengan diskusi tersebut di antara opsi-opsi tersebut adalah mendasarkan moratorium visa pada undang-undang imigrasi yang digunakan oleh Trump untuk membenarkan larangan bepergiannya pada 2017 terhadap sekelompok negara yang mayoritas penduduknya Muslim.
"Trump juga dapat memiliki wewenang untuk membuat pengecualian untuk individu atau kategori tertentu," kata sumber itu.
Menurut sumber itu satu kesulitan yang pasti adalah menentukan warga negara China mana yang merupakan anggota partai, karena otoritas AS tidak memiliki daftar lengkap.
Larangan semacam itu, jika diterapkan, dapat menghantam Partai Komunis yang berkuasa dari tingkat tertinggi hingga ke pangkat terendah dan akan dipastikan akan ada pembalasan terhadap warga Amerika yang melakukan perjalanan ke China. Sanksi ini dapat mencakup tidak hanya diplomat tetapi juga eksekutif bisnis, yang berpotensi merugikan kepentingan AS di China.(Baca: AS Tidak Tutup Kemungkinan Sanksi China Terkait Laut China Selatan )
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying, saat ditanya tentang kemungkinan larangan perjalanan seperti itu, mengatakan kepada wartawan bahwa jika hal itu terwujud, itu berarti Amerika Serikat memilih untuk menentang 1,4 miliar orang.
Lihat Juga :