Astronom Jepang Rekam Kilatan Mirip Bom di Bulan, Ledakan Apa?
Senin, 13 Maret 2023 - 20:09 WIB
loading...
A
A
A
Menurut astronom, kawah yang baru terbentuk bisa berdiameter sekitar 12 meter dan pembentukannya dapat dikonfirmasi oleh Lunar Reconnaissance Orbiter NASA atau wahana antariksa Chandrayaan 2 India.
Meteorit terbang dengan kecepatan rata-rata sekitar 48.000 kilometer per jam atau 13,4 kilometer per detik.
Dampak kecepatan tinggi mereka menghasilkan panas yang hebat, menciptakan kawah dan memancarkan kilatan cahaya yang tampak terang.
Tabrakan dengan bulan dapat dilihat dari Bumi jika meteor tersebut berukuran cukup besar dan terjadi di area yang menghadap Bumi pada malam bulan.
Meteorit terbang dengan kecepatan rata-rata sekitar 48.000 kilometer per jam atau 13,4 kilometer per detik.
Dampak kecepatan tinggi mereka menghasilkan panas yang hebat, menciptakan kawah dan memancarkan kilatan cahaya yang tampak terang.
Tabrakan dengan bulan dapat dilihat dari Bumi jika meteor tersebut berukuran cukup besar dan terjadi di area yang menghadap Bumi pada malam bulan.
(sya)
Lihat Juga :