Disaksikan Kim Jong-un dan Putrinya, Korut Tembakkan Enam Rudal

Sabtu, 11 Maret 2023 - 16:27 WIB
loading...
Disaksikan Kim Jong-un...
Disaksikan Kim Jong-und an putrinya, Korut tembakkan enam rudal jarak pendek pada Kamis lalu. Foto/Kolase/Sindonews
A A A
SEOUL - Korea Utara (Korut) menembakkan setidaknya enam rudal jarak pendek pada Kamis lalu. Para analis menilai ini bisa jadi salvo pembuka pertunjukkan militer di kedua sisi zona demiliterisasi yang memisahkan kedua Korea dalam beberapa pekan.

Foto-foto yang dirilis oleh media milik pemerintah pada hari Jumat menunjukkan pemimpin Korut Kim Jong-un menghadiri latihan tembak unit artileri Hwasong di front barat, bersama putrinya dan pejabat militer.

Putri Kim, yang diyakini bernama Ju Ae, baru-baru ini kerap muncul di acara-acara besar yang diadakan Korut di samping ayahnya.

“Kim Jong-un memeriksa postur respons perang yang sebenarnya dari kompi penyerang ke-8 di bawah unit yang bertugas menyerang bandara operasi musuh ke arah front barat,” lapor media pemerintah Korut seperti dilansir dari CNN, Sabtu (11/3/2023).

Rudal dalam uji coba Korut hari Kamis lalu ditembakkan ke Laut Kuning.

Media pemerintah melaporkan bahwa Kim Jong-un mengatakan unit artileri harus disiapkan untuk dua misi. Pertama untuk mencegah perang dan kedua untuk mengambil inisiatif dalam perang, dengan terus mengintensifkan berbagai latihan simulasi untuk perang sesungguhnya.

Baca Juga: Korea Utara Tembakkan Rudal Jarak Pendek ke Arah Laut Kuning

Tak lama setelah tes, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (Korsel) melaporkan bahwa Korut telah menembakkan rudal balistik jarak pendek dari daerah Nampo di barat negara itu.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel pada hari Kamis mengatakan Pyongyang sedang melakukan pelatihan musim dinginnya dan otoritas intelijen Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan sedang memantaunya.

“Biasanya, pelatihan diadakan hingga Maret,” tambah juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel, Jeon Ha-kyu.

Pada hari Senin, pasukan Komando AS, Korsel dan Perserikatan Bangsa-Bangsa di semenanjung itu diperkirakan akan memulai latihan Freedom Shield selama 11 hari. Pasukan AS di Korea dalam sebuah pernyataan terakhir pekan mengatakan latihan itu akan mengintegrasikan unsur-unsur 'latihan langsung' dengan simulasi yang konstruktif.

"Pada saat yang sama, latihan lapangan yang dijuluki Warrior Shield akan berlangsung," katanya.

Latihan AS-Korsel diharapkan menjadi yang terbesar yang telah dilakukan kedua sekutu selama bertahun-tahun, karena mereka mengurangi tampilan militer semacam itu pada tahun 2017 ketika Presiden AS saat itu Donald Trump mencoba menawarkan celah bagi Korut untuk merundingkan penghentian program rudal jarak jauh dan senjata nuklirnya.

Sekitar 28.000 pasukan Amerika ditempatkan di Korsel di mana Angkatan Udara AS mengoperasikan dua lapangan terbang utama, di Osan, sekitar 64 kilometer selatan ibu kota Seoul, dan Kunsan, yang terletak di pantai Laut Kuning di bagian barat negara itu.

Baca Juga: Korea Utara Ungkap Peluang Realistis untuk Perang Nuklir di Kawasan

Negosiasi itu telah lama ditutup, dengan Korut tahun lalu melakukan sejumlah uji coba rudal sambil berjanji untuk mengembangkan program nuklirnya untuk mempersenjatai rudal.

Uji coba rudal Korut sendiri melambat pada tahun 2023, tetapi ketegangan di Semenanjung Korea tetap tinggi.

Analis melihat sedikit alasan untuk berpikir ketegangan akan mereda.

“Ini kemungkinan hanya awal dari serangkaian tes provokatif oleh Korea Utara,” kata Leif-Eric Easley, seorang profesor di Ehwa Womans University di Seoul, tentang peluncuran rudal pada hari Kamis lalu.

“Pyongyang siap untuk menanggapi secara agresif latihan pertahanan utama AS-Korea Selatan, serta pertemuan puncak Presiden Yoon yang akan datang dengan Perdana Menteri (Jepang) (Fumio) Kishida dan Presiden (AS) (Joe) Biden,” imbuhnya.

“Rezim Kim (Jong-un) dapat memerintahkan penembakan rudal dengan jarak yang lebih jauh, mencoba meluncurkan satelit mata-mata, mendemonstrasikan mesin berbahan bakar padat, dan bahkan mungkin melakukan uji coba nuklir,” kata Easley.

Baca Juga: Korut: AS Tembak Jatuh Rudal Pyongyang Dianggap Deklarasi Perang!
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Catat! Biaya Visa Masuk...
Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta
Rekomendasi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved