Terungkap, Polisi Jerman Sempat Temui Pelaku Penembakan Massal

Sabtu, 11 Maret 2023 - 16:14 WIB
loading...
A A A
Senator Jerman Andy Grote mengatakan tindakan cepat dan tegas oleh petugas polisi telah menyelamatkan banyak nyawa. Dia menggambarkan serangan itu sebagai kejahatan terburuk dalam sejarah Hamburg baru-baru ini.

Pakar forensik bekerja di lokasi penembakan di jalan Deelboge sepanjang malam tetapi telah meninggalkan daerah tersebut.

Pelayat telah meninggalkan seikat bunga di dekat pintu depan. Seorang pria, memegang tangan anak laki-laki dan perempuannya, mengatakan kepada BBC bahwa dia mencoba pulang tadi malam tetapi jalannya dihalangi oleh polisi yang menggunakan senapan serbu.

Menteri Dalam Negeri Jerman mengatakan negara itu kini sedang mempersiapkan undang-undang baru yang memberikan pembatasan lebih ketat terhadap kepemilikian senjata.

Jerman sudah memiliki beberapa undang-undang senjata paling ketat di Eropa, termasuk klausul bahwa siapa pun yang berusia di bawah 25 tahun harus lulus evaluasi psikologis sebelum mendapatkan lisensi.

Menurut National Firearms Registry, pada tahun 2021, ada sekitar satu juta pemilik senjata pribadi di Jerman. Mereka menyumbang 5,7 juta senjata api legal dan suku cadang senjata api, sebagian besar dimiliki oleh pemburu.

Setelah penangkapan massal dilakukan Desember lalu sehubungan dengan dugaan rencana untuk menggulingkan pemerintah, otoritas Jerman berada di bawah tekanan untuk memperketat undang-undang senjata negara itu lebih jauh.

Baca Juga: Kota Jerman Ini Izinkan Wanita Telanjang di Kolam Renang Umum
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Trump Ancam Hancurkan...
Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir
Rekomendasi
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved