Xi Jinping Terpilih Kembali sebagai Presiden China, Putin Beri Pujian

Jum'at, 10 Maret 2023 - 18:45 WIB
loading...
Xi Jinping Terpilih...
Presiden China Xi Jinping melambaikan tangan di Balai Agung Rakyat, Beijing. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Xi Jinping terpilih kembali sebagai Presiden China pada Jumat (10/3/2023), mengamankan masa jabatan lima tahun ketiga yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Tahun lalu, Xi juga dikukuhkan kembali di posisi kunci pemimpin Partai Komunis China (PKC).

Pencalonannya didukung suara bulat dari Kongres Rakyat Nasional (NPC), badan legislatif dan otoritas tertinggi China.

Selain menjabat sebagai presiden negara, Xi juga dipertahankan sebagai ketua Komisi Militer Pusat, yang bertanggung jawab atas keseluruhan administrasi angkatan bersenjata negara.

Berbicara di Balai Agung Rakyat di Beijing, Xi, dengan tangan di atas konstitusi, mengambil sumpah.

Baca juga: AS Perkuat Pasukan dan Persenjataan Nuklir, Ini Alasannya

Dia bersumpah “membangun negara sosialis modern yang makmur, kuat, demokratis, beradab, harmonis, dan hebat.”

Presiden Rusia Vladimir Putin mengucapkan selamat kepada Xi atas pemilihannya kembali, menggambarkannya sebagai, "Bukti pengakuan atas pencapaian Anda sebagai kepala negara."

Putin juga menunjuk pada "dukungan publik yang luas" untuk program Xi yang berusaha mempromosikan pembangunan sosial-ekonomi China dan melindungi kepentingan nasional Beijing di panggung global.

“Rusia sangat menghargai kontribusi pribadi Anda untuk memperkuat kemitraan komprehensif dan interaksi strategis antara negara kita,” ujar Putin.

Putin mengungkapkan harapan bahwa Moskow dan Beijing akan meningkatkan kerja sama di berbagai bidang.

Anggota parlemen China juga mengisi sejumlah jabatan lainnya, memilih mantan wakil perdana menteri Han Zheng sebagai wakil presiden.

Selain itu, Zhao Leji, yang memimpin komisi antikorupsi tertinggi partai, terpilih sebagai ketua Komite Tetap NPC.

Xi mempertahankan jabatan kepresidenannya setelah terpilih kembali Oktober lalu sebagai sekretaris jenderal Partai Komunis China, juga untuk masa jabatan ketiga.

Jabatan terakhir dianggap lebih penting daripada jabatan presiden yang secara luas dianggap sebagai jabatan seremonial.

Pemilihan kembali pemimpin China dimungkinkan pada tahun 2018 setelah anggota parlemen China mendukung amandemen konstitusi yang menghapus batas masa jabatan presiden.

Sebelumnya, presiden China diizinkan tetap berkuasa hanya untuk dua periode lima tahun berturut-turut.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Hilang Misterius 12...
Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun
Rekomendasi
Hak Asuh Anak setelah...
Hak Asuh Anak setelah Perceraian : Siapa yang Paling Berhak Menurut Syariat?
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Polda Metro Bakal Limpahkan...
Polda Metro Bakal Limpahkan Kurnia Tri Royani, Rustam Effendi, dan Rizal Fadillah ke Kejati DKI
Berita Terkini
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Infografis
5 Negara Terancam setelah...
5 Negara Terancam setelah Donald Trump Kembali Jadi Presiden AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved