Intel Amerika: Rusia Tak Ingin Konflik Militer Langsung dengan AS dan NATO
Kamis, 09 Maret 2023 - 14:46 WIB
loading...
A
A
A
"Pemimpin Rusia sejauh ini menghindari mengambil tindakan yang akan memperluas konflik Ukraina di luar perbatasan Ukraina, tetapi risiko eskalasi tetap signifikan," bunyi laporan itu.
Laporan itu, lebih lanjut, mengatakan ada potensi nyata kegagalan militer Rusia dalam perang Ukraina untuk melukai posisi domestik Presiden Rusia Vladimir Putin dan dengan demikian memicu tindakan eskalasi tambahan oleh Rusia dalam upaya untuk memenangkan kembali dukungan publik.
Klaim yang meningkat bahwa Amerika Serikat menggunakan Ukraina sebagai proksi untuk melemahkan Rusia, dan bahwa keberhasilan militer Ukraina hanyalah hasil dari intervensi AS dan NATO dapat menjadi pertanda eskalasi Rusia lebih lanjut.
Moskow akan terus menggunakan berbagai alat untuk memajukan apa yang dilihatnya sebagai kepentingannya sendiri dan mencoba melemahkan kepentingan Amerika Serikat dan sekutunya. Ini kemungkinan besar adalah alat militer, keamanan, pengaruh jahat, dunia siber, dan intelijen, dengan pengaruh ekonomi dan energi Rusia mungkin merupakan aset yang menurun.
Baca juga: Estonia: Hanya NATO atau Senjata Nuklir yang Bisa Selamatkan Ukraina dari Rusia
Laporan itu, lebih lanjut, mengatakan ada potensi nyata kegagalan militer Rusia dalam perang Ukraina untuk melukai posisi domestik Presiden Rusia Vladimir Putin dan dengan demikian memicu tindakan eskalasi tambahan oleh Rusia dalam upaya untuk memenangkan kembali dukungan publik.
Klaim yang meningkat bahwa Amerika Serikat menggunakan Ukraina sebagai proksi untuk melemahkan Rusia, dan bahwa keberhasilan militer Ukraina hanyalah hasil dari intervensi AS dan NATO dapat menjadi pertanda eskalasi Rusia lebih lanjut.
Moskow akan terus menggunakan berbagai alat untuk memajukan apa yang dilihatnya sebagai kepentingannya sendiri dan mencoba melemahkan kepentingan Amerika Serikat dan sekutunya. Ini kemungkinan besar adalah alat militer, keamanan, pengaruh jahat, dunia siber, dan intelijen, dengan pengaruh ekonomi dan energi Rusia mungkin merupakan aset yang menurun.
Baca juga: Estonia: Hanya NATO atau Senjata Nuklir yang Bisa Selamatkan Ukraina dari Rusia
Lihat Juga :