Profil Ho Chi Minh, Pemimpin Komunis Paling Sukses di Asia Tenggara
Selasa, 07 Maret 2023 - 15:17 WIB
loading...
A
A
A
Setelahnya, Ho memperoleh berbagai kesempatan untuk bekerja paruh waktu, salah satunya di sebuah institut teknik di Saigon.
Sekitar tahun 1911, Ho Chi Minh pindah ke Prancis dan mengganti namanya menjadi Ba. Ia bekerja sebagai juru masak di kapal uap Prancis.
Di sana pula, ia mendirikan partai komunis pada tahun 1920. Baru setelahnya, Ho hijrah ke Moskow. Selain itu, ia juga terlibat dalam perlawanan rakyat Vietnam terhadap kolonialisme Prancis.
Saat berada di Moskow, Ho tercatat pernah menimba ilmu di Universitas Komunis Kaum Pekerja dari Timur yang dimiliki oleh Comintern.
Comintern adalah organisasi internasional asal Uni Soviet yang memiliki fokus utama untuk menyebarkan paham komunisme ke berbagai negara di dunia.
Setelah merasa cukup belajar di Moskow, Ho pindah ke China, tepatnya Guangzhou atau yang dulu bernama Kanton. Di wilayah bagian selatan China ini, Ho bekerja sebagai penerjemah di Badan Telegraf Rusia.
Sekitar tahun 1911, Ho Chi Minh pindah ke Prancis dan mengganti namanya menjadi Ba. Ia bekerja sebagai juru masak di kapal uap Prancis.
Di sana pula, ia mendirikan partai komunis pada tahun 1920. Baru setelahnya, Ho hijrah ke Moskow. Selain itu, ia juga terlibat dalam perlawanan rakyat Vietnam terhadap kolonialisme Prancis.
Saat berada di Moskow, Ho tercatat pernah menimba ilmu di Universitas Komunis Kaum Pekerja dari Timur yang dimiliki oleh Comintern.
Comintern adalah organisasi internasional asal Uni Soviet yang memiliki fokus utama untuk menyebarkan paham komunisme ke berbagai negara di dunia.
Setelah merasa cukup belajar di Moskow, Ho pindah ke China, tepatnya Guangzhou atau yang dulu bernama Kanton. Di wilayah bagian selatan China ini, Ho bekerja sebagai penerjemah di Badan Telegraf Rusia.
Lihat Juga :