Ukraina Minta Bom Cluster Terlarang MK-20 Amerika untuk Habisi Tentara Rusia
Selasa, 07 Maret 2023 - 08:53 WIB
loading...
A
A
A
Menurut mereka, itu adalah permintaan tambahan setelah peluru cluster artileri 155 mm yang sebelumnya telah diminta Kiev.
Mereka mengatakan para pejabat Ukraina mendesak legislator AS pada Konferensi Keamanan Munich bulan lalu agar menekan Gedung Putih.
Sementara itu, pertempuran sengit antara pasukan Moskow dan Kiev masih berlangsung di kota Bakhmut. Washington telah meremahkan bahwa jatuhnya kota itu ke tangan Moskow itu tidak akan memberikan momentum Rusia dalam perang.
Kantor Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan presiden telah mendiskusikan situasi kota Bakhmut dengan Kepala Staf Umum dan komandan pasukan darat. "Yang keduanya telah berbicara untuk melanjutkan operasi pertahanan dan memperkuat posisi lebih lanjut di Bakhmut," kata kantor tersebut.
Volodymyr Nazarenko, seorang komandan Ukraina di Bakhmut, mengatakan tidak ada perintah untuk mundur dan pasukan pertahanan bertahan meskipun dalam kondisi yang dia sebut "neraka".
Mereka mengatakan para pejabat Ukraina mendesak legislator AS pada Konferensi Keamanan Munich bulan lalu agar menekan Gedung Putih.
Sementara itu, pertempuran sengit antara pasukan Moskow dan Kiev masih berlangsung di kota Bakhmut. Washington telah meremahkan bahwa jatuhnya kota itu ke tangan Moskow itu tidak akan memberikan momentum Rusia dalam perang.
Kantor Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan presiden telah mendiskusikan situasi kota Bakhmut dengan Kepala Staf Umum dan komandan pasukan darat. "Yang keduanya telah berbicara untuk melanjutkan operasi pertahanan dan memperkuat posisi lebih lanjut di Bakhmut," kata kantor tersebut.
Volodymyr Nazarenko, seorang komandan Ukraina di Bakhmut, mengatakan tidak ada perintah untuk mundur dan pasukan pertahanan bertahan meskipun dalam kondisi yang dia sebut "neraka".
(min)
Lihat Juga :