Pandemi Corona Picu Konflik Sosial di Beberapa Negara

Jum'at, 17 Juli 2020 - 10:15 WIB
loading...
A A A
Pernyataan Michal bukan tanpa alasan. Angka pengangguran di Israel meningkat hingga 21% sejak Israel memberlakukan lockdown pada Maret. Paket bantuan yang dijanjikan pemerintah tidak terealisasi secara baik sehingga menimbulkan ketidakpastian dan kekhawatiran di kalangan pebisnis Israel yang terancam mengalami kebangkrutan.

Dengan adanya gelombang baru Covid-19, PM Israel Benjamin Netanyahu kembali memberlakukan serangkaian peraturan lockdown hingga sejumlah bisnis kembali terdampak. Ketika dana bantuan USD29 miliar masih mandek, Netanyahu kembali berjanji memberikan dana bantuan lain untuk menyelamatkan ekonomi nasional.

Dalam beberapa pekan terakhir, para pengunjuk rasa dari seluruh spektrum politik turut berdemo. Mereka meminta dana bantuan dipercepat dan segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Mereka juga menilai staf pemerintah terlalu banyak, tidak efektif, dan menghamburkan anggaran.

"Masyarakat merasa putus asa karena tidak ada respons apa pun dari pemerintah. Mereka kini marah besar dan mendesak pemerintah untuk segera menunaikan tanggung jawab dan janjinya," kata Roee Cohen, Presiden Israel Chamber of Independent Organizations and Businesses.

Para pemimpin oposisi di Mali juga mendesak Presiden Ibrahim Boubacar Keita untuk mengundurkan diri. Kondisi di Mali kini memanas. Sedikitnya delapan orang tewas dalam unjuk rasa yang berujung kerusuhan pada akhir pekan lalu. Bentrokan itu tidak terlepas dari keputusan Keita memecat pejabat senior Kejaksaan Agung setelah membalikkan hasil pemilu. (Lihat videonya: Heboh! Pedagang Angkringan Cantik di Sragen Bikin Pembeli Gagal Fokus)

Para pemimpin koalisi oposisi menilai keputusan Keita gegabah dan didasarkan pada kepentingan pribadi, bukan rakyat. Juru bicara M5-RFP, Nouhoum Togo, mengatakan pihaknya tidak mungkin menerima omong kosong tersebut.

"Kami meminta beliau mengundurkan diri," kata Togo. Konservatif Imam Mahmoud Dicko, pemimpin koalisi baru oposisi, juga mengatakan tidak mungkin menerima usulan Keita. Dia mengatakan Mali perlu melakukan reformasi. (Muh Shamil)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
PM Ceko Sebut Uni Eropa...
PM Ceko Sebut Uni Eropa Mengikuti Jejak Kemunduran Kekaisaran Romawi, Ini 3 Alasannya
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved