Serbia Sangkal Pasok Senjata ke Ukraina

Minggu, 05 Maret 2023 - 02:01 WIB
loading...
Serbia Sangkal Pasok...
Tentara mengikuti pameran senjata di Beograd, Serbia. Foto/sputnik
A A A
BEOGRADE - Serbia secara resmi membantah memasok senjata ke Ukraina di tengah konflik yang sedang berlangsung dengan Rusia.

Pernyataan itu menepis laporan media yang menyatakan sebaliknya. Menteri Luar Negeri (Menlu) Serbia Ivica Dacic membuat pernyataan tentang masalah tersebut pada Jumat (3/3/2023).

Diplomat top itu bersikeras Beograd tidak menyediakan pasokan perang ke kedua sisi konflik atau melakukan pengiriman ke tujuan "kontroversial" lainnya.

“Serbia tidak mengekspor persenjataan dan peralatan militer ke negara-negara yang kami yakini dapat menyebabkan perselisihan dan masalah,” ujar Dacic.

Baca juga: Hamas Marah Israel Bebaskan Pelaku Pogrom Huwara

Dia menjelaskan, “Saya ingin membantah dengan keras semua informasi yang diterbitkan oleh media tertentu yang mengatakan sebaliknya.”

Pernyataan serupa dibuat secara terpisah oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) Serbia yang menegaskan tidak ada izin untuk memasok senjata, baik ke Rusia atau Ukraina sejak awal permusuhan.

“Sejak awal konflik di Ukraina, tidak satu pun dari roket, ranjau, atau peluru kami yang dicakup oleh kesepakatan atau dikirimkan sedemikian rupa sehingga salah satu pihak yang berkonflik adalah pengguna akhir,” papar Kemhan Serbia.

Kemhan Serbia mencatat pemerintah beroperasi secara ketat sejalan dengan pembatasan internasional dan keputusan PBB mengenai negara atau entitas tertentu.

Pada saat yang sama, Kemhan Serbia mengatakan Beograd tidak dapat dimintai pertanggungjawaban atas potensi pelanggaran perjanjian pengguna akhir oleh pihak ketiga.

Dalam beberapa hari terakhir, laporan media menyatakan pembuat senjata milik negara Serbia Krusik memasok setidaknya satu batch dari sekitar 3.500 roket 122 mm yang digunakan dengan sistem peluncuran roket multipel M-21 Grad buatan Soviet.

Pengiriman tersebut diduga dikirim ke pelanggan Turki, yang kemudian mengirimnya ke Ukraina melalui Slovakia.

Pabrik senjata Krusik adalah yang pertama menyangkal tuduhan tersebut, bersikeras laporan media menggunakan “informasi yang tidak lengkap dan tidak relevan.”

Pabrikan juga bersikeras belum menandatangani kontrak pengiriman dengan perusahaan Turki Arca Savunma Sanayi Ticaret Limited, yang disebutkan dalam dokumen, seluruhnya.

Sejak awal permusuhan antara Moskow dan Kiev lebih dari setahun yang lalu, Beograd secara eksplisit mempertahankan sikap netral.

Presiden Serbia Aleksandar Vucic, serta pejabat tinggi lainnya, bagaimanapun, telah berulang kali mengatakan negara itu telah menghadapi tekanan yang meningkat dari UE untuk mengutuk operasi militer Moskow yang sedang berlangsung dan bergabung dengan sanksi yang diberlakukan Barat terhadap Rusia.

Moskow telah menanggapi tuduhan pengiriman senjata tersebut dengan meminta Beograd secara resmi mengomentari masalah tersebut.

“Ini adalah masalah yang terlalu serius, dengan implikasi pada hubungan Rusia-Serbia, untuk bereaksi secara refleks,” ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pada Kamis.

Dia menambahkan, Moskow menyimpan penilaian sampai semua fakta telah ditetapkan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Berita Terkini
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved