China Desak Terwujudnya Solusi Damai untuk Konflik Ukraina

Selasa, 28 Februari 2023 - 06:00 WIB
loading...
China Desak Terwujudnya...
China Desak Terwujudnya Solusi Damai untuk Konflik Ukraina. FOTO/Reuters
A A A
KIEV - China mengatakan pihaknya mencari dialog dan solusi damai untuk Ukraina , meskipun Amerika Serikat (AS) memperingatkan bahwa Beijing mungkin mempertimbangkan pasokan senjata untuk invasi sekutunya, Rusia.

China, yang mendeklarasikan aliansi "tanpa batas" dengan Rusia sesaat sebelum invasi setahun lalu, telah menolak untuk mengutuk serangan tersebut. Pekan lalu, China menerbitkan rencana 12 poin yang menyerukan gencatan senjata dan de-eskalasi bertahap oleh kedua belah pihak.

Baca: AS Peringatkan China Tidak Berikan Bantuan untuk Perang Rusia di Ukraina

Kementerian Luar Negeri China mengatakan, telah melakukan kontak dengan semua pihak dalam krisis, termasuk dengan Kiev dan posisinya jelas.

"Intinya adalah untuk menyerukan perdamaian dan mempromosikan dialog dan mempromosikan solusi politik untuk krisis ini," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning dalam jumpa pers di Beijing, seperti dikutip dari Reuters, Senin (27/2/2023).

Sementara itu, juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, rencana China harus dianalisis secara rinci dan mempertimbangkan kepentingan semua pihak. Tetapi untuk saat ini, Moskow tidak melihat tanda-tanda yang menunjukkan resolusi damai dapat dilakukan.

"Kami sangat memperhatikan rencana teman-teman China kami. Ini adalah proses yang sangat panjang dan intens," kata Peskov kepada wartawan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved