Jaksa Korsel Buka Penyelidikan Terhadap Adik Kim Jong-un

Kamis, 16 Juli 2020 - 20:38 WIB
loading...
Jaksa Korsel Buka Penyelidikan...
Jaksa di Seoul, Korea Selatan telah membuka penyelidikan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap saudara perempuan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un yakni Kim Yo Jong. Foto/REUTERS
A A A
SEOUL - Jaksa di Seoul, Korea Selatan (Korsel) telah membuka penyelidikan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap saudara perempuan pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un yakni Kim Yo Jong. Penyelidikan ini terkait dengan keputusan Pyongyang meledakkan kantor penghubung Korut-Korsel pada bulan lalu.

Jaksa Distrik Pusat Seoul mengatakan, mereka telah menerima pengaduan pidana terhadap Kim Yo Jong oleh Lee Kyung-jae, seorang pengacara yang berbasis di Seoul dan telah memulai penyelidikan atas hal itu.

( Baca juga: Kim Jong-un Izinkan Adiknya Tonton DVD Perayaan Hari Kemerdekaan AS )

Dalam pengaduannya, Lee mengklaim kantor penghubung yang dihancurkan adalah milik Korsel karena direnovasi menggunakan dana pemerintah Korsel, meskipun berlokasi di Korut.

"Kim Yo Jong menggunakan bahan peledak untuk menghancurkan bangunan misi kuasi-diplomatik Korsel yang melayani kepentingan publik," kata Lee dalam pengaduanya, seperti dilansir Channel News Asia pada Kamis (16/7/2020).

Lee juga mengajukan keluhan terhadap Pak Jong Chon, kepala staf umum militer Korut.

( Baca juga: Planet Labs Ungkap Gerak-gerik Korut yang Buat Senjata Nuklir )

Di bawah hukum pidana Korsel, ia menekankan, merusak properti atau mengganggu perdamaian dengan menggunakan bahan peledak dapat dihukum mati atau hukuman penjara setidaknya tujuh tahun.

Dalam praktiknya, hampir tidak mungkin bagi para pejabat Seoul untuk menghukum Kim Yo Jong atau Pak Jong Chon. Tetapi, Lee mengatakan bahwa ia ingin memberi tahu rakyat Korut tentang apa yang dia sebut kemunafikan para pemimpin mereka.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Trump: Uranium Iran...
Trump: Uranium Iran Akan Dimusnahkan
Rekomendasi
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Berita Terkini
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved