Protes Sanksi Terkait Hong Kong, China Panggil Dubes AS

Kamis, 16 Juli 2020 - 17:36 WIB
loading...
Protes Sanksi Terkait...
China dilaporkan memanggil Duta Besar AS, Terry Branstad untuk menyatakan ketidaksenangannya dengan langkah AS untuk melepaskan status perdagangan khusus Hong Kong. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - China dilaporkan memanggil Duta Besar Amerika Serikat (AS), Terry Branstad untuk menyatakan ketidaksenangannya dengan langkah AS untuk melepaskan status perdagangan khusus Hong Kong. Beijing juga menyuarakan penentangannya terhadap Undang-Undang Otonomi Hong Kong yang disusun oleh Kongres dan ditandatangani oleh Donald Trump.

Wakil Menteri Luar Negeri China, Zheng Zeguang mendesak Branstad untuk menyampaikan kepada Washington kebutuhan untuk memperbaiki kesalahan yang dibuat melalui campur tangan keras Amerika dalam urusan dalam negeri China.

( Baca juga: Trump Tandatangani UU Sanksi China Atas Intervensi di Hong Kong )

"Kami mendesak AS untuk segera mengubah haluannya, menghentikan pencemaran nama baik dan provokasi terhadap China dan jangan melangkah lebih jauh ke jalan yang salah," ucapnya, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (16/7/2020).

"Undang-undang Hong Kong dan tatanan eksekutif dibuat oleh AS bukan karena mereka peduli dengan demokrasi dan kebebasan rakyat Hong Kong, tetapi sebagai sarana untuk menghambat perkembangan China. Skema seperti itu tidak akan pernah berhasil," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Tambah 2 Lagi, Total...
Tambah 2 Lagi, Total 16 Tentara AS Tewas dalam Perang Melawan Iran
Mojtaba Khamenei: Tanda...
Mojtaba Khamenei: Tanda Tangan Trump di MoU AS-Iran Tak Berharga dan Tak Miliki Kredibilitas!
Pentagon: Serangan Rudal...
Pentagon: Serangan Rudal Iran Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Lainnya 1 Hilang
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Rusia Hancurkan Kapal...
Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam
Rekomendasi
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
Moncer di Piala Dunia...
Moncer di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Favorit Raih Ballon d'Or
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Berita Terkini
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Tambah 2 Lagi, Total...
Tambah 2 Lagi, Total 16 Tentara AS Tewas dalam Perang Melawan Iran
Mojtaba Khamenei: Tanda...
Mojtaba Khamenei: Tanda Tangan Trump di MoU AS-Iran Tak Berharga dan Tak Miliki Kredibilitas!
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved