Ukraina Tekan Anggota Kongres AS untuk Setujui Pengiriman F-16
Selasa, 21 Februari 2023 - 03:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Pakar Wagner Group: Jet Tempur F-16 Tidak Berguna di Ukraina
Empat delegasi dari Senat dan DPR bergabung dalam apa yang disebut anggota sebagai jumlah terbesar anggota parlemen AS untuk menghadiri pertemuan keamanan utama Eropa sejak dimulai pada tahun 1963. Ini menunjukkan dukungan bipartisan yang jelas untuk Ukraina.
Kelly dan tiga anggota parlemen lainnya yang berbicara kepada Reuters tentang pembicaraan mereka dengan pejabat Ukraina mengatakan, mereka percaya bahwa dukungan sedang dibangun di Kongres untuk menyediakan Ukraina dengan F-16, salah satu jet tempur multi-peran paling serbaguna di dunia.
Ukraina mengatakan pilot mereka dapat lebih efektif menargetkan unit rudal pertahanan udara S-300 dan S-400 Rusia dengan AGM-88 jika roket ditembakkan menggunakan avionik F-16 yang lebih canggih, kata anggota parlemen.
“Mereka berpendapat bahwa mereka membutuhkan pesawat itu untuk misi SEAD (penindasan pertahanan udara musuh),” kata Kelly. “Mereka mungkin berpikir mereka dapat melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam mengalahkan S-400,” lanjutnya.
Empat delegasi dari Senat dan DPR bergabung dalam apa yang disebut anggota sebagai jumlah terbesar anggota parlemen AS untuk menghadiri pertemuan keamanan utama Eropa sejak dimulai pada tahun 1963. Ini menunjukkan dukungan bipartisan yang jelas untuk Ukraina.
Kelly dan tiga anggota parlemen lainnya yang berbicara kepada Reuters tentang pembicaraan mereka dengan pejabat Ukraina mengatakan, mereka percaya bahwa dukungan sedang dibangun di Kongres untuk menyediakan Ukraina dengan F-16, salah satu jet tempur multi-peran paling serbaguna di dunia.
Ukraina mengatakan pilot mereka dapat lebih efektif menargetkan unit rudal pertahanan udara S-300 dan S-400 Rusia dengan AGM-88 jika roket ditembakkan menggunakan avionik F-16 yang lebih canggih, kata anggota parlemen.
“Mereka berpendapat bahwa mereka membutuhkan pesawat itu untuk misi SEAD (penindasan pertahanan udara musuh),” kata Kelly. “Mereka mungkin berpikir mereka dapat melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam mengalahkan S-400,” lanjutnya.
(esn)
Lihat Juga :