Smotrich dan Ben-Gvir Desak Netanyahu Serahkan Otoritas Tepi Barat

Minggu, 19 Februari 2023 - 05:30 WIB
loading...
Smotrich dan Ben-Gvir...
Itamar ben Gvir dan Bezalel Smotrich menghadiri sidang pleno di Knesset, parlemen Israel di Yerusalem, 28 Desember 2022. Foto/REUTERS/Ammar Awad
A A A
TEL AVIV - Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich dan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir mendesak Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu segera menyerahkan otoritas atas Tepi Barat kepada yang dijanjikan.

Media Israel melaporkan hal itu pada Jumat (17/2/2023). Menurut media Israel, masalah ini telah menyebabkan ketegangan di dalam koalisi, yang meningkat dengan penghancuran kebun zaitun di utara kota Ramallah di Tepi Barat pada Rabu.

“Smotrich yang memimpin Partai Zionis Religius dan Ben-Gvir pemimpin Otzma Yehudit, meminta Netanyahu menghormati perjanjian koalisi,” papar laporan The Jerusalem Post.

Haaretz melaporkan evakuasi kebun zaitun, "Meningkat dalam beberapa menit menjadi pertarungan internal pemerintah atas kebijakan dan otoritas."

Baca juga: Israel Dilaporkan Beli Pulau dari Bahrain dalam Langkah Normalisasi Terbaru

Surat kabar Israel yang terkenal menyatakan ini "mencerminkan status goyah dari koalisi baru", juga mengutip masalah pemeriksaan yudisial.

Smotrich menulis tweet, "Pencabutan pohon zaitun di Lembah Shiloh (utara Ramallah) adalah ketidakadilan yang menangis ke langit dan dapat serta seharusnya dicegah ... Kami menuntut dan menerima dalam perjanjian koalisi tanggung jawab atas Administrasi Sipil dan kehidupan sipil di Yudea dan Samaria (Tepi Barat) tepatnya untuk mengakhiri penganiayaan diskriminatif terhadap para pemukim."

Sementara itu, The Times of Israel melaporkan, "Pengalihan kekuasaan dari badan Kementerian Pertahanan yang sensitif yang bertanggung jawab mengesahkan pembangunan permukiman dan penghancuran bangunan ilegal Israel dan Palestina di Area C yang dikendalikan IDF di Tepi Barat belum terjadi, di tengah signifikansi tekanan balik dari lembaga keamanan dan pemerintahan Biden."

Baca juga: Putin: Gas Alam Terus Jadi Sumber Daya Utama Global pada Tahun-tahun Mendatang

Times of Israel juga melaporkan para pengkritik yang berpendapat, "Menyerahkan kendali otoritas Tepi Barat kepada kantor sipil yang dipimpin oleh menteri keuangan akan sama dengan aneksasi de facto."

Smotrich, menurut The Jerusalem Post, menekankan, "Jika (Yoav) Gallant memiliki masalah dengan (menyerahkan kekuasaan kepadanya) itu, dia dipersilakan untuk berhenti. Saya yakin banyak orang di Likud akan dengan senang hati menggantikannya di Kementerian Pertahanan."

Mengenai masalah ini, pemimpin oposisi Yair Lapid menulis tweet, "Pernahkah Anda memperhatikan bahwa ada dua menteri di Kementerian Pertahanan, satu mendukung dan satu menentang? Ini bukan pemerintahan; ini adalah prasekolah tanpa guru prasekolah."

Mantan pejabat Likud Gideon Sa'ar juga menulis tweet, "Perdana menteri menjangkau saya dan meminta bantuan saya. Saya mengatakan kepadanya, 'Bibi, saya akan dengan senang hati membantu Anda. Tapi saya tidak tahu apakah akan membantu tangan kanan atau kiri Anda.'"
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Rusia Klaim Kuasai Benteng...
Rusia Klaim Kuasai Benteng Pertahanan Terkuat Ukraina di Konstantinovka, Tewaskan 13.500 Tentara
Kylian Mbappe Balas...
Kylian Mbappe Balas Ejekan Rasis Anggota Parlemen Paraguay: Wanita Hina!
Rekomendasi
Nadiem Makarim Serahkan...
Nadiem Makarim Serahkan Memori Banding setelah Divonis 10 Tahun Penjara
Sidang Lengkap IV Dewan...
Sidang Lengkap IV Dewan Hisbah 2026, Ketum Persis: Fatwa Harus Jadi Solusi Umat
Rangkaian Kegiatan MPLS...
Rangkaian Kegiatan MPLS SD 2026, Salam Sapa hingga Operasi Semut
Berita Terkini
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
AS dan Iran Saling Serang,...
AS dan Iran Saling Serang, Jutaan Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei di Irak
Lebih dari 2 Juta Pelayat...
Lebih dari 2 Juta Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman Khamenei di Najaf Irak
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved