Diplomat AS-China Pertimbangkan Pertemuan Perdana Usai Insiden Balon Mata-mata

Selasa, 14 Februari 2023 - 05:00 WIB
loading...
Diplomat AS-China Pertimbangkan...
Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken sedang mempertimbangkan pertemuan dengan Wang Yi, diplomat top China , pada konferensi keamanan akhir pekan ini, sebut sejumlah sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Jika terwujud, ini akan menjadi pembicaraan tatap muka pertama mereka sejak keributan atas balon mata-maya China menyebabkan lonjakan ketegangan baru. Blinken dan Wang akan bertemu di Konferensi Keamanan Munich, yang berlangsung 17-19 Februari jika kedua belah pihak setuju.

Baca: Kemlu: Balon AS Masuk Wilayah China Lebih dari 10 Kali Sejak Awal 2022

Seperti dilaporkan Bloomberg, Blinken membatalkan perjalanannya ke Beijing, yang telah ditetapkan minggu lalu. Pembatalan ini terjadi setelah AS mengidentifikasi dugaan balon mata-mata China melayang di atas wilayah udara AS.

AS mengatakan akan mengirimkan kesan yang salah untuk mengunjungi Blinken saat balon masih di udara. Sehari setelah perjalanan dibatalkan, Pentagon menembak jatuh balon tersebut dari Carolina Selatan.

AS mengklaim balon itu adalah bagian dari program pengawasan global. Sementara China bersikeras bahwa itu adalah perangkat pemantau cuaca yang gagal.

Baca: Senator AS soal Balon Mata-mata: China Dipermalukan, Mereka Ketahuan Bohong

Sejak balon pertama ditembak jatuh, lebih banyak objek tak dikenal telah terdeteksi di wilayah udara Amerika Utara, dengan tiga di antaranya ditembak jatuh dalam beberapa hari terakhir. Pada awal pekan ini, China menuduh AS mengirim lebih dari 10 balon ke wilayahnya sejak awal 2022.

“Tidak jarang balon AS secara ilegal memasuki wilayah udara negara lain,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin kepada wartawan pada briefing reguler di Beijing. “Kami berhak untuk mengambil cara yang diperlukan untuk menangani insiden yang relevan,” lanjutnya.

Hal itu mendorong penyangkalan dari juru bicara Dewan Keamanan Nasional Adrienne Watson, yang menyebut klaim tersebut sebagai “contoh terbaru China yang berebut untuk melakukan pengendalian kerusakan.”
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
AS Bidik Tuan Rumah...
AS Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2038
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Berita Terkini
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved