Timbulkan Kerusakan Maksimum, Drone Iran Telah Dimodifikasi Sesuai Kebutuhan Rusia

Sabtu, 11 Februari 2023 - 06:55 WIB
loading...
A A A
Menurut CNN, Riset Persenjataan Konflik pertama kali mulai menyelidiki drone Shahed-131 bulan lalu, setelah hulu ledak yang tidak meledak ditemukan di wilayah Odesa Ukraina pada bulan Oktober. Laporan tersebut menyatakan bahwa drone tampaknya dimodifikasi agar sesuai dengan efek ganda hulu ledak dan mungkin telah dirancang khusus untuk serangan terhadap target besar seperti infrastruktur energi.

“Pengamatan ini didukung oleh fakta bahwa, sementara penyelesaian keseluruhan hulu ledak tampak dilakukan dengan baik, matriks fragmentasi tampaknya merupakan tambahan kemudian, dengan kecocokan, penyelesaian, penyelarasan, dan kualitas yang buruk,” kata laporan itu.

“Analisis CAR menunjukkan bahwa hulu ledak yang terdokumentasi memungkinkan UAV seri Shahed menjadi cukup fleksibel untuk digunakan pada target yang berbeda oleh pasukan Rusia di Ukraina,” sambung laporan itu.

Dalam sebuah pernyataan kepada Newsweek, Damien Spleeters, wakil direktur operasi di Conflict Armament Research, mengatakan: "Seperti yang dinyatakan dalam laporan kami, melihat bagaimana drone Shahed telah digunakan untuk menargetkan infrastruktur energi kritis di Ukraina, tampaknya hulu ledak yang diamati dibangun untuk tujuan: menimbulkan kerusakan maksimum pada infrastruktur semacam itu hampir 360 derajat di area yang luas, dan menghambat upaya perbaikan."

Baca: Negara NATO Rumania Sangkal Wilayahnya Diterobos Rudal Rusia

Sebelumnya dalam perang yang sedang berlangsung, Iran membantah telah memasok Rusia dengan drone. Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, mengatakan bahwa klaim itu tidak berdasar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
Dibombardir AS, Tentara...
Dibombardir AS, Tentara Iran Tewas di Pelabuhan Jask
Ken Bates Mantan Bos...
Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling
Rekomendasi
Head to Head Inggris...
Head to Head Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Rivalitas 60 Tahun Kembali Memanas
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, Partai Ummat Siapkan Struktur Baru Jelang Verifikasi KPU
4 Ciri Orang Memiliki...
4 Ciri Orang Memiliki Khodam, Benarkah Bisa Dikenali?
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved