Timbulkan Kerusakan Maksimum, Drone Iran Telah Dimodifikasi Sesuai Kebutuhan Rusia

Sabtu, 11 Februari 2023 - 06:55 WIB
loading...
Timbulkan Kerusakan...
Laporan terbaru menyebut drone Iran yang digunakan Rusia dalam konflik di Ukraina telah dimodifikasi untuk menimbulkan kerusakan maksimum. Foto/Ilustrasi
A A A
LONDON - Organisasi Riset Persenjataan Konflik yang berbasis di Inggris menerbitkan sebuah laporan tentang drone Shahed-131 buatan Iran yang diyakini digunakan oleh Rusia dalam perang yang sedang berlangsung di Ukraina.

Menurut laporan yang dirilis pada Kamis lalu itu, drone buatan Iran yang dipasok ke Rusia telah dimodifikasi untuk memenuhi kebutuhan Presiden Vladimir Putin dan untuk memastikan kerusakan maksimum pada sasaran.

“Pada Januari 2023, tim investigasi lapangan CAR mendokumentasikan hulu ledak UAV (kendaraan udara tak berawak) sekali pakai Iran Shahed-131. Ini adalah pertama kalinya analisis hulu ledak ini dirilis di domain publik. Analisis CAR menunjukkan bahwa hulu ledak multiguna ini dirancang untuk memastikan kerusakan maksimal pada target seperti infrastruktur kritis, sekaligus memiliki dampak signifikan pada kemampuan untuk melakukan upaya perbaikan cepat," kata laporan itu seperti dikutip dari Newsweek, Sabtu (11/2/2023).

Laporan itu muncul saat perang antara Rusia dan Ukraina mendekati tanda satu tahun, karena Putin awalnya mengumumkan "operasi militer khusus" pada 24 Februari 2022. Di tengah perang yang sedang berlangsung, ada banyak laporan tentang Iran yang memasok Rusia dengan drone Shahed-131 dan 136.

Baca: Ukraina: 2 Rudal Rusia Terobos Rumania dan Moldova

Wakil kepala Direktorat Intelijen Utama Kementerian Pertahanan Ukraina, Vadym Skibitsky, minggu ini mengatakan bahwa Rusia berencana untuk "menyerbu" Ukraina dengan drone Shahed buatan Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun
Ungkap Rencana Pembunuhan,...
Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran
Rekomendasi
Rapat Satgas PKH di...
Rapat Satgas PKH di Kemenhan, Panglima TNI hingga Jaksa Agung Hadir, Kapolri Tak Terlihat
Memperkuat Komunikasi...
Memperkuat Komunikasi Partisipatif Koperasi Untuk Ekonomi Kerakyatan
Polda Metro dan Kejari...
Polda Metro dan Kejari Jaksel Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo
Berita Terkini
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved