Ukraina Klaim Rusia Kehilangan 25 Tank dan 1.900 Tentara dalam Dua Hari
Rabu, 08 Februari 2023 - 04:38 WIB
loading...
A
A
A
Gubernur wilayah Luhansk, Serhiy Haidai, mengatakan pada hari Senin bahwa tekanan baru dari pasukan Moskow dapat dimulai kapan saja setelah 15 Februari. Dia kemudian melaporkan peningkatan serangan di wilayah Donbas timur.
"Ini bukan serangan skala penuh, tetapi persiapan untuk itu," ia menambahkan.
Pada hari Selasa, Haidai memposting pembaruan lain, merinci bahwa pasukan Rusia sedang bersiap untuk menyerang dan pihaknya sedang bersiap untuk membalas.
Laporan dari sumber-sumber Ukraina, dan analisis yang diposting oleh "milbloggers" Rusia, menunjukkan bahwa komandan militer Rusia mungkin terburu-buru untuk melancarkan serangan yang menentukan," kata lembaga think tank Institute for the Study of War (ISW) pada hari Senin.
"Ini kemungkinan dirancang untuk mendahului bantuan militer Barat, termasuk tank tempur utama M1 Abrams, Leopard 2 dan Challenger 2, yang tiba di Ukraina," kata ISW.
"Mungkin juga merupakan upaya untuk menghindari "musim semi berlumpur" dari sekitar April yang menghalangi manuver mekanis Rusia pada musim semi 2022," bantah lembaga think tank itu.
Baca: Tank Abrams Diperkirakan Hanya Jadi Beban, Tak Banyak Bantu Ukraina
"Ini bukan serangan skala penuh, tetapi persiapan untuk itu," ia menambahkan.
Pada hari Selasa, Haidai memposting pembaruan lain, merinci bahwa pasukan Rusia sedang bersiap untuk menyerang dan pihaknya sedang bersiap untuk membalas.
Laporan dari sumber-sumber Ukraina, dan analisis yang diposting oleh "milbloggers" Rusia, menunjukkan bahwa komandan militer Rusia mungkin terburu-buru untuk melancarkan serangan yang menentukan," kata lembaga think tank Institute for the Study of War (ISW) pada hari Senin.
"Ini kemungkinan dirancang untuk mendahului bantuan militer Barat, termasuk tank tempur utama M1 Abrams, Leopard 2 dan Challenger 2, yang tiba di Ukraina," kata ISW.
"Mungkin juga merupakan upaya untuk menghindari "musim semi berlumpur" dari sekitar April yang menghalangi manuver mekanis Rusia pada musim semi 2022," bantah lembaga think tank itu.
Baca: Tank Abrams Diperkirakan Hanya Jadi Beban, Tak Banyak Bantu Ukraina
(ian)
Lihat Juga :