AS Tembak Jatuh Balon Mata-mata China: Diperkirakan Seukuran 3 Bus, Bisa untuk Serangan Nuklir
Minggu, 05 Februari 2023 - 14:51 WIB
loading...
A
A
A
Pakar pertahanan John Parachini mengatakan ukuran balon mata-mata China yang melayang di atas AS kira-kira setara dengan panjang tiga bus.
Dengan asumsi panjang bus biasanya sekitar 40 kaki, itu menunjukkan bahwa balon bulat bisa berukuran sekitar 120 kaki kali 120 kaki. Itu akan sejajar dengan dimensi balon lain yang digunakan untuk operasi di ketinggian.
Baca juga: China Protes Balon Mata-matanya Ditembak Jatuh AS, Ancam Aksi Balasan
Balon itu berada sekitar 60.000 kaki di atas pusat Amerika Serikat pada Jumat sore, di sekitar Kansas City di Missouri.
Gambar yang diambil dari darat menunjukkan perangkat yang dipasang pada balon dilengkapi dengan panel surya besar, yang memberi daya pada peralatan pemantauan di dalam pesawat dan juga sistem untuk menggerakkan balon.
Pentagon mengatakan balon itu memiliki kemampuan untuk bermanuver, meskipun tidak jelas seberapa baik dapat dikendalikan.
Aliran jet pada ketinggian yang begitu tinggi membuat sangat sulit untuk mengontrol jalur balon. China juga mengeklaim balon itu berakhir di atas AS karena kemampuan kemudinya yang terbatas.
Peralatan yang dipasang pada balon mata-mata seperti itu kemungkinan besar mencakup kamera jarak jauh dan radar untuk menentukan keberadaan dan pergerakan objek yang lebih sulit dideteksi.
Balon semacam itu juga akan dilengkapi dengan perangkat komunikasi yang dapat menyampaikan temuan secara real-time kembali ke pengontrolnya.
Menariknya, para pejabat meyakini balon tersebut tidak lebih efektif dari satelit China yang juga bisa digunakan untuk melakukan pengintaian terhadap Amerika Serikat.
Satelit mata-mata China membawa sensor serupa dengan apa yang diyakini pejabat AS ada di balon mata-mata, menimbulkan pertanyaan tentang mengapa Beijing mengambil risiko tindakan kurang ajar pada malam kunjungan Blinken yang akhirnya ditunda.
Namun, kata para pejabat AS, balon mata-mata China telah mengambil jalur penerbangan yang akan membawanya ke sejumlah situs sensitif. Salah satu situs tersebut bisa menjadi pangkalan militer, termasuk di Montana, yang merupakan rumah bagi silo rudal balistik antarbenua.
Dengan asumsi panjang bus biasanya sekitar 40 kaki, itu menunjukkan bahwa balon bulat bisa berukuran sekitar 120 kaki kali 120 kaki. Itu akan sejajar dengan dimensi balon lain yang digunakan untuk operasi di ketinggian.
Baca juga: China Protes Balon Mata-matanya Ditembak Jatuh AS, Ancam Aksi Balasan
Balon itu berada sekitar 60.000 kaki di atas pusat Amerika Serikat pada Jumat sore, di sekitar Kansas City di Missouri.
Gambar yang diambil dari darat menunjukkan perangkat yang dipasang pada balon dilengkapi dengan panel surya besar, yang memberi daya pada peralatan pemantauan di dalam pesawat dan juga sistem untuk menggerakkan balon.
Pentagon mengatakan balon itu memiliki kemampuan untuk bermanuver, meskipun tidak jelas seberapa baik dapat dikendalikan.
Aliran jet pada ketinggian yang begitu tinggi membuat sangat sulit untuk mengontrol jalur balon. China juga mengeklaim balon itu berakhir di atas AS karena kemampuan kemudinya yang terbatas.
Peralatan yang dipasang pada balon mata-mata seperti itu kemungkinan besar mencakup kamera jarak jauh dan radar untuk menentukan keberadaan dan pergerakan objek yang lebih sulit dideteksi.
Balon semacam itu juga akan dilengkapi dengan perangkat komunikasi yang dapat menyampaikan temuan secara real-time kembali ke pengontrolnya.
Menariknya, para pejabat meyakini balon tersebut tidak lebih efektif dari satelit China yang juga bisa digunakan untuk melakukan pengintaian terhadap Amerika Serikat.
Satelit mata-mata China membawa sensor serupa dengan apa yang diyakini pejabat AS ada di balon mata-mata, menimbulkan pertanyaan tentang mengapa Beijing mengambil risiko tindakan kurang ajar pada malam kunjungan Blinken yang akhirnya ditunda.
Namun, kata para pejabat AS, balon mata-mata China telah mengambil jalur penerbangan yang akan membawanya ke sejumlah situs sensitif. Salah satu situs tersebut bisa menjadi pangkalan militer, termasuk di Montana, yang merupakan rumah bagi silo rudal balistik antarbenua.
Lihat Juga :