AS: Jet Tempur F-22 Tembak Jatuh Balon Mata-mata China
Minggu, 05 Februari 2023 - 08:52 WIB
loading...
A
A
A
"RRC telah mengklaim secara terbuka bahwa balon ketinggian yang beroperasi di atas Amerika Serikat adalah balon cuaca yang tertiup keluar jalur. Ini salah," kata pejabat tersebut.
"Ini adalah balon pengintai RRC. Balon pengintai ini dengan sengaja melintasi Amerika Serikat dan Kanada, dan kami yakin balon itu berupaya memantau situs militer yang sensitif," imbuhnya.
Misi sekarang beralih ke salah satu pemulihan. Ada sejumlah kapal Angkatan Laut dan Penjaga Pantai AS yang membangun perimeter keamanan di sekitar area di mana balon itu sampai ke Bumi.
"Mereka sedang mencari puing-puing," kata seorang pejabat militer senior.
Tidak ada perkiraan berapa lama misi pemulihan akan berlangsung, kata pejabat militer itu, tetapi fakta bahwa misi itu turun di daerah yang begitu dangkal akan membuat pemulihan "cukup mudah".
Pejabat militer itu memberikan beberapa detail tentang penembakan itu. Jet tempur F-22 menembakkan rudal Sidewinder ke balon dari ketinggian 58.000 kaki. Balon pada saat itu tingginya antara 60.000 dan 65.000 kaki.
Jet tempur F-15 Eagles terbang dari Barnes Air National Guard Base, Massachusetts, mendukung F-22, begitu pula tanker dari berbagai negara termasuk Oregon, Montana, South Carolina dan North Carolina. Pasukan Kanada juga membantu melacak penerbangan balon tersebut.
Angkatan Laut telah mengerahkan kapal perusak USS Oscar Austin, kapal penjelajah USS Philippine Sea dan USS Carter Hall, sebuah kapal pendarat amfibi untuk mendukung upaya tersebut.
Baca: AS Dikerjai Balon Mata-mata China, 2 Jet Tempur Siluman F-22 Beraksi
"Ini adalah balon pengintai RRC. Balon pengintai ini dengan sengaja melintasi Amerika Serikat dan Kanada, dan kami yakin balon itu berupaya memantau situs militer yang sensitif," imbuhnya.
Misi sekarang beralih ke salah satu pemulihan. Ada sejumlah kapal Angkatan Laut dan Penjaga Pantai AS yang membangun perimeter keamanan di sekitar area di mana balon itu sampai ke Bumi.
"Mereka sedang mencari puing-puing," kata seorang pejabat militer senior.
Tidak ada perkiraan berapa lama misi pemulihan akan berlangsung, kata pejabat militer itu, tetapi fakta bahwa misi itu turun di daerah yang begitu dangkal akan membuat pemulihan "cukup mudah".
Pejabat militer itu memberikan beberapa detail tentang penembakan itu. Jet tempur F-22 menembakkan rudal Sidewinder ke balon dari ketinggian 58.000 kaki. Balon pada saat itu tingginya antara 60.000 dan 65.000 kaki.
Jet tempur F-15 Eagles terbang dari Barnes Air National Guard Base, Massachusetts, mendukung F-22, begitu pula tanker dari berbagai negara termasuk Oregon, Montana, South Carolina dan North Carolina. Pasukan Kanada juga membantu melacak penerbangan balon tersebut.
Angkatan Laut telah mengerahkan kapal perusak USS Oscar Austin, kapal penjelajah USS Philippine Sea dan USS Carter Hall, sebuah kapal pendarat amfibi untuk mendukung upaya tersebut.
Baca: AS Dikerjai Balon Mata-mata China, 2 Jet Tempur Siluman F-22 Beraksi
(ian)
Lihat Juga :