Brasil Tenggelamkan Kapal Induk Hantu yang Dijuluki Paket Beracun 30.000 Ton
Sabtu, 04 Februari 2023 - 11:54 WIB
loading...
A
A
A
Kelompok The Basel Action Network telah meminta Presiden Brasil yang baru terpilih Luiz Inacio Lula da Silva--yang mulai menjabat bulan lalu berjanji untuk membalikkan kerusakan lingkungan yang melonjak di bawah mantan Presiden sayap kanan Jair Bolsonaro--untuk segera menghentikan rencana penenggelaman kapal tersebut.
The NGO Shipbreaking Platform, sebuah koalisi organisasi lingkungan, buruh dan hak asasi manusia, telah menggambarkan rencana penggelaman kapal Sao Paulo di Brasil sebagai potensi "kejahatan lingkungan yang disponsori negara".
Kapal Sao Paulo dibangun pada akhir 1950-an di Prancis, yang Angkatan Laut-nya menggunakannya selama 37 tahun dengan nama Foch. Kapal ini mendapat tempat dalam sejarah Angkatan Laut abad ke-20.
Sao Paulo mengambil bagian dalam uji coba nuklir pertama Prancis di Pasifik pada 1960-an dan bertugas di Afrika, Timur Tengah, dan bekas Yugoslavia dari 1970-an hingga 1990-an.
Brasil membeli kapal induk sepanjang 266 meter (873 kaki) itu seharga USD12 juta pada tahun 2000. Kebakaran yang terjadi di atas kapal pada tahun 2005 mempercepat penurunan usia kapal.
Tahun lalu, Brasil memberi wewenang kepada perusahaan Turki, Sok Denizcilik, untuk membongkar Sao Paulo untuk dijadikan besi tua.
The NGO Shipbreaking Platform, sebuah koalisi organisasi lingkungan, buruh dan hak asasi manusia, telah menggambarkan rencana penggelaman kapal Sao Paulo di Brasil sebagai potensi "kejahatan lingkungan yang disponsori negara".
Kapal Sao Paulo dibangun pada akhir 1950-an di Prancis, yang Angkatan Laut-nya menggunakannya selama 37 tahun dengan nama Foch. Kapal ini mendapat tempat dalam sejarah Angkatan Laut abad ke-20.
Sao Paulo mengambil bagian dalam uji coba nuklir pertama Prancis di Pasifik pada 1960-an dan bertugas di Afrika, Timur Tengah, dan bekas Yugoslavia dari 1970-an hingga 1990-an.
Brasil membeli kapal induk sepanjang 266 meter (873 kaki) itu seharga USD12 juta pada tahun 2000. Kebakaran yang terjadi di atas kapal pada tahun 2005 mempercepat penurunan usia kapal.
Tahun lalu, Brasil memberi wewenang kepada perusahaan Turki, Sok Denizcilik, untuk membongkar Sao Paulo untuk dijadikan besi tua.
Lihat Juga :