Profil Mikhail Gorbachev, Sosok Presiden Terakhir Uni Soviet

Rabu, 01 Februari 2023 - 17:30 WIB
loading...
A A A
Pada jenjang pendidikan, Mikhail Gorbachev belajar di Universitas Negeri Moskow dengan fokus utama ilmu hukum. Saat masih menjadi mahasiswa, Gorbachev juga menjadi anggota Partai Komunis. Setelah lulus, ia memegang sejumlah jabatan penting di Komsomol dan berkesempatan menjadi sekretaris pertama komite partai daerah tahun 1970.

Baca: Kebijakan Glasnost Mikhail Gorbachev Buat Muslim Rusia Bebas Beribadah dan Berpolitik

Saat sudah resmi menjadi sarjana dan mengemban jabatan strategis, Gorbachev ingin terus mengembangkan Stavropol dan menjadikannya sebagai wilayah dengan fasilitas pertanian mumpuni. Tidak hanya pada bidang pertanian, namun Gorbachev juga fokus memajukan bidang peternakan, irigasi, hingga industri. Gorbachev dan keluarganya pindah ke Moskow pada tahun 1978 karena menjadi Sekretaris Komite Sentral.

Eksistensi Mikhail Gorbachev semakin menonjol kala itu dipilih sebagai Presiden Soviet pada Maret 1990. Ia menjadi tokoh sentral dalam mengakhiri Perang Dingin yang terjadi antara Soviet dengan Amerika Serikat (AS). Karena kontribusinya yang sangat positif, Gorbachev dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian pada 15 Oktober 1990.

Setelah mengundurkan diri sebagai Presiden tanggal 25 Desember 1991, ia menjadi Presiden Yayasan Gorbachev yang bergerak di bidang penelitian (studi sosial-ekonomi dan politik). Gorbachev juga mendirikan Green Cross International, yang merupakan organisasi lingkungan nonpemerintah dengan misi khusus menanamkan kesadaran lingkungan kepada masyarakat luas.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Mantan PM Thailand Thaksin...
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Setelah Mendapat Pengampunan Kerajaan
Trump: Saya Terganggu...
Trump: Saya Terganggu dengan Netanyahu!
Rekomendasi
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
Kawal Anggaran Negara,...
Kawal Anggaran Negara, Pengamat Dukung Kejagung Usut Tuntas BGN hingga ke Daerah
2 Pengusaha Penyuap...
2 Pengusaha Penyuap Noel Ebenezer Cs Divonis 1,5 Tahun Penjara, Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa
Berita Terkini
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved