Eks Pejabat Kremlin: Putin Kehilangan 50% Pasukan Elite Rusia di Ukraina

Rabu, 01 Februari 2023 - 01:55 WIB
loading...
Eks Pejabat Kremlin:...
Mantan pejabat Kremlin, Mikhail Zvinchuk, ungkap Pasukan Lintas Udara elite Rusia telah kehilngan 50 persen personelnya dalam perang di Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Seorang mantan pejabat Kremlin mengatakan Presiden Vladimir Putin telah kehilangan 50% personel Pasukan Lintas Udara (VDV) elite Rusia dalam perang di Ukraina . Itu terjadi bahkan sebelum perintah mobilisasi parsial diumumkan sang presiden pada September 2022.

Mikhail Zvinchuk, pembuat saluran Telegram "Rybar" yang juga mantan agen pers militer Kremlin, berkomentar tentang data kematian itu dalam acara televisi Rusia.

Kutipan dari program televisi tersebut telah di-posting di Twitter oleh Dmitri, anggota War Translated, sebuah proyek independen yang menerjemahkan materi tentang konflik yang sedang berlangsung di Ukraina.

"Pembuat saluran Rybar yang sekarang memiliki program live TV mengakui bahwa pasukan VDV Rusia kehilangan 50% personel pada September tahun lalu," bunyi tweet Dmitri, yang berbagi klip siaran program tersebut dengan durasi 27 detik.

Baca juga: Zelensky: Rusia Mulai Balas Dendam Besar atas Perlawanan Ukraina

Zvinchuk membahas apa yang dia katakan adalah kekhawatiran bahwa Pasukan Lintas Udara elit militer Rusia, yang dikenal dengan singkatan VDV, tidak terlihat di garis depan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
AS Bombardir Jembatan...
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
Rusia Hancurkan Kapal...
Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam
Rekomendasi
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
Mantan Ketua KAMMI,...
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI, hingga Korpus BEM SI Masuk Pengurus Gema Keadilan
Messi, Yamal, dan Takdir...
Messi, Yamal, dan Takdir Angka 19
Berita Terkini
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Infografis
Respons Rusia soal Trump...
Respons Rusia soal Trump Telepon Putin untuk Akhiri Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved