Cerita Malapetaka 17 Bom Nuklir Prancis Diledakkan di Sahara Aljazair

Senin, 30 Januari 2023 - 16:09 WIB
loading...
Cerita Malapetaka 17...
Uji coba bom nuklir Prancis di Sahara Aljazair pada 13 Februari 1960 yang menimbulkan malapetaka hingga sekarang. Foto/REUTERS
A A A
ALGIERS - Antara 1960 hingga 1966, Prancis meledakkan 17 bom nuklir di Sahara Aljazair untuk uji coba. Tes bom mengerikan itu memunculkan cerita malapetaka yang masih terasa hingga hari ini.

“Saya mencari kata-kata yang tidak ada. Ayah saya meninggal pada hari angin gurun menangis, dan ketidakhadirannya masih ada, seperti tangisan bisu yang keras, seperti kekosongan yang tidak dapat diisi oleh kata-kata.”

Kalimat memilukan itu datang dari Abed Alfitory (64), yang masih ingat kematian ayahnya dan peristiwa yang menyebabkannya.

Alfitory, berasal dari Fezzan, sebagian besar wilayah gurun di Libya barat daya di perbatasan Al Jazair. Di sinilah, jauh di dalam Sahara, dia menghabiskan 20 tahun mengumpulkan materi untuk bukunya; "Desert Cry", termotivasi oleh hilangnya penglihatan ayahnya pada tahun 1960 dan kematiannya beberapa tahun kemudian.

Baca juga: Politisi Prancis Sebut Zelensky Gila: Minta Jet Tempur dan Rudal, lalu Senjata Nuklir?

Berbicara kepada Middle East Eye (MEE) dari rumahnya di al-Zighan, profesor filsafat di Universitas Sabha ini mengatakan bahwa masa kecilnya harus dibayar mahal, di mana dia berjuang di tengah kondisi sulit dan dia dihantui oleh kebutaan ayahnya.

Belakangan, Alfitory menemukan penyebab kondisi ayahnya itu. Dia juga belajar, bahwa dia tidak sendirian.

Banyak orang di Fezzan telah terserang penyakit pernapasan dan oftalmia pada tahun 1960. Infeksi mata akut begitu lazim sehingga dikenal sebagai "tahun ophthalmia".

Itu diikuti oleh "tahun cacar", "tahun angin kuning" dan "tahun menggerogoti".

Orang-orang Fezzan mulai terkena kanker dalam jumlah yang lebih banyak. Hujan asam turun. Tanah itu menderita. Apa yang sudah terjadi?

Ledakan di Sahara

Pada 13 Februari 1960, Prancis melakukan uji coba bom nuklir pertamanya di Reggane, sebuah kota oasis di selatan Aljazair.

Perang untuk kemerdekaan negara Afrika Utara telah berlangsung sejak 1954 dan Presiden Prancis Charles de Gaulle sangat ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Prancis berada di puncak kekuatan militer.

Untuk itu, bom nuklir pertama Prancis, yang dinamai Gerboise Bleue—diambil dari bendera tiga warna biru dan hewan gurun kecil di Sahara—diledakkan di gurun Sahara Aljazair. Itu melepaskan lebih dari empat kali jumlah energi seperti bom AS yang dijatuhkan di Hiroshima, Jepang.

Beberapa bulan kemudian, saat pemimpin Soviet Nikita Khrushchev berada di Prancis untuk kunjungan resmi, bom nuklir kedua Prancis diledakkan di Sahara.

Antara 1960 hingga 1966, empat tahun setelah Aljazair merdeka, Prancis meledakkan 17 bom nuklir di Sahara, termasuk empat di atmosfer dekat Reggane. Para saksi uji coba bom menggambarkannya sebagai hal paling brutal yang pernah mereka lihat dalam hidup mereka.

"Empat ledakan bawah tanah di Sahara Aljazair tidak sepenuhnya dibendung atau dibatasi," bunyi laporan parlemen Prancis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Messi Menggila! Argentina...
Messi Menggila! Argentina Gilas Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Soal Ujian Bocor, India...
Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran
Rekomendasi
Messi Menggila! Argentina...
Messi Menggila! Argentina Gilas Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
Kylian Mbappe Cetak...
Kylian Mbappe Cetak 2 Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved