Rusia-Ukraina Bertempur Sengit Berebut Kota Vugledar

Sabtu, 28 Januari 2023 - 11:02 WIB
loading...
Rusia-Ukraina Bertempur...
Pasukan Ukraina bertempur sengit melawan pasukan Rusia untuk berebut kota Vugledar di barat daya Donetsk. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Pasukan Ukraina terkunci dalam pertempuran sengit dengan pasukan Rusia sejak hari Jumat untuk menguasai kota Vugledar, barat daya Donetsk.

Pasukan kedua belah pihak saling mengeklaim keberhasilan di pusat kota yang dikelilingi oleh lapangan datar tersebut.

“Pengepungan dan pembebasan selanjutnya dari kota ini menyelesaikan banyak masalah,” kata Denis Pushilin, pemimpin wilayah Donetsk yang ditunjuk Moskow.

"Segera, Vugledar akan menjadi kesuksesan baru yang sangat penting bagi kami," katanya lagi, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (28/1/2023).

Tetapi pasukan Ukraina mengatakan kota itu, yang memiliki populasi pra-invasi sekitar 15.000 orang, tetap diperebutkan.

“Ada pertempuran sengit di sana,” kata juru bicara militer Ukraina Sergiy Cherevaty kepada media lokal.

"Selama berbulan-bulan, militer Federasi Rusia...telah berusaha mencapai kesuksesan yang signifikan di sana," katanya.

Baca juga: Ukraina Minta Jet Tempur untuk Lawan Rusia, Ini Jawaban Jerman

Dorongan Moskow untuk merebut kota Vugledar adalah bagian dari upayanya untuk menguasai seluruh wilayah Donetsk, yang telah dinyatakan sebagai bagian dari Federasi Rusia melalui referendum tahun lalu.

Kota itu juga terletak di sepanjang front selatan yang menurut beberapa pihak bisa menjadi fokus kemungkinan serangan Ukraina yang berusaha memotong wilayah yang diduduki Rusia ke Laut Azov.

"Serangan Rusia di daerah Vugledar bisa menjadi bagian dari serangkaian serangan yang merusak yang ditujukan untuk membatasi kemungkinan operasi balasan Ukraina di masa depan," kata Institute for the Study of War (ISW) yang berbasis di AS.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin menggunakan Hari Peringatan Holocaust Internasional kemarin untuk menyerang Ukraina, menyebut orang-orang di negara itu "neo-Nazi" untuk membenarkan invasi 11 bulan-nya.

“Melupakan pelajaran sejarah mengarah pada pengulangan tragedi yang mengerikan,” kata Putin.

“Melawan kejahatan itulah tentara kita dengan berani bertempur,” ujarnya.

Tetapi di Polandia, di mana sekitar tiga juta orang Yahudi dibantai selama Perang Dunia II, para pejabatnya menuduh Rusia mengabadikan pemikiran Nazi.

“Pada peringatan pembebasan kamp kematian Nazi Jerman, Auschwitz-Birkenau, mari kita ingat bahwa di timur Putin sedang membangun kamp baru,” kata Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki di Facebook.

“Solidaritas dan dukungan yang konsisten untuk Ukraina adalah cara efektif untuk memastikan bahwa sejarah tidak menjadi lingkaran penuh,” ujarnya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menandai Hari Peringatan Holocaust dengan mendesak dunia untuk bersatu melawan "ketidakpedulian" dan "kebencian".

“Hari ini, seperti biasa, Ukraina menghormati ingatan jutaan korban Holocaust. Kami tahu dan ingat bahwa ketidakpedulian membunuh bersama dengan kebencian,” katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved