China Klaim Kematian Akibat Covid-19 Turun Hampir 80 Persen

Jum'at, 27 Januari 2023 - 01:30 WIB
loading...
China Klaim Kematian...
China Klaim Kematian Akibat Covid-19 Turun Hampir 80 Persen. FOTO/Reuters
A A A
BEIJING - Jumlah kematian harian akibat Covid-19 di China telah turun hampir 80 persen sejak awal bulan, kata pihak berwenang China . Ini merupakan tanda bahwa lonjakan infeksi yang belum pernah terjadi sebelumnya di negara itu mungkin mulai mereda.

Seperti dilaporkan AFP, gelombang kasus virus telah melanda negara terpadat di dunia itu sejak Beijing tiba-tiba mengakhiri kebijakan nol-Covid bulan lalu.

Baca: Waduh! 80% Populasi China Telah Terinfeksi Covid-19

Angka Beijing diyakini hanya mewakili sebagian kecil dari jumlah sebenarnya, mengingat definisi sempit China tentang kematian akibat Covid dan perkiraan resmi bahwa sebagian besar penduduk telah terinfeksi.

Chinese Center for Disease Control (CDC) pekan lalu mengatakan, hampir 13.000 orang telah meninggal akibat penyakit terkait Covid antara 13 dan 19 Januari. Ini menambah pengumuman sebelumnya bahwa sekitar 60.000 orang telah meninggal karena virus di rumah sakit hanya dalam waktu sebulan.

Tetapi, pengumuman pemerintah daerah dan laporan media baru-baru ini mengindikasikan bahwa gelombang itu mungkin mulai surut sejak memuncak pada akhir Desember dan awal Januari ketika rumah sakit dan krematorium penuh sesak.

Baca: Xi Jinping Prihatin atas Kasus Covid-19 di Wilayah Pedesaan China

“Ada 896 kematian yang disebabkan oleh virus di rumah sakit pada hari Senin, penurunan 79 persen dari 4 Januari,” CDC mengatakan dalam sebuah pernyataan. “Kasus parah di rumah sakit juga menyusut menjadi 36.000 pada Senin, turun 72 persen dari angka tertinggi 128.000 pada 5 Januari,” lanjut pernyataan itu.

Pengumuman itu dikeluarkan selama hari libur terbesar China, Tahun Baru Imlek, dengan pihak berwenang sebelumnya memperingatkan bahwa periode perjalanan massal dan pertemuan sosial dapat memicu lonjakan infeksi baru.

Hingga Selasa, sekitar 664 juta perjalanan telah dilakukan secara nasional selama periode perjalanan Tahun Baru Imlek, lapor stasiun penyiaran negara CCTV, mengutip angka resmi.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Gedung Pusat Animasi...
Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Rekomendasi
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Laos Terbelit Utang...
Laos Terbelit Utang China Akibat Getol Bangun Infrastruktur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved