Menlu Jerman: Uni Eropa Berperang Melawan Rusia
Kamis, 26 Januari 2023 - 04:16 WIB
loading...
A
A
A
Ini bukan pertama kalinya Baerbock membuat gelombang dengan posisinya dalam konflik. Dia mengatakan pada pertemuan Uni Eropa di Praha pada Agustus lalu bahwa dia bermaksud untuk memenuhi janjinya ke Ukraina tidak peduli apa yang dipikirkan konstituen Jermannya.
Mengutip kata-kata Baerbock pada hari Rabu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan bahwa Barat terus mengakui bahwa mereka telah merencanakan konflik saat ini selama bertahun-tahun.
Baca: Rusia: Tank Jerman dan AS Akan Terbakar
“Jika kita menambahkan ini pada pengungkapan Merkel bahwa mereka memperkuat Ukraina dan tidak mengandalkan perjanjian Minsk, maka kita berbicara tentang perang melawan Rusia yang telah direncanakan sebelumnya. Jangan katakan nanti bahwa kami tidak memperingatkan Anda,” kata Zakharova.
Sebelumnya, mantan kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan kepada media Jerman pada awal Desember bahwa gencatan senjata tahun 2014 yang ditengahi oleh Berlin dan Paris sebenarnya merupakan taktik untuk memberi Ukraina waktu yang berharga buat membangun militernya. Mantan presiden Prancis Francois Hollande telah mengkonfirmasi hal ini, sementara pemimpin Ukraina saat itu, Pyotr Poroshenko, juga mengakuinya secara terbuka.
Mengutip kata-kata Baerbock pada hari Rabu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan bahwa Barat terus mengakui bahwa mereka telah merencanakan konflik saat ini selama bertahun-tahun.
Baca: Rusia: Tank Jerman dan AS Akan Terbakar
“Jika kita menambahkan ini pada pengungkapan Merkel bahwa mereka memperkuat Ukraina dan tidak mengandalkan perjanjian Minsk, maka kita berbicara tentang perang melawan Rusia yang telah direncanakan sebelumnya. Jangan katakan nanti bahwa kami tidak memperingatkan Anda,” kata Zakharova.
Sebelumnya, mantan kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan kepada media Jerman pada awal Desember bahwa gencatan senjata tahun 2014 yang ditengahi oleh Berlin dan Paris sebenarnya merupakan taktik untuk memberi Ukraina waktu yang berharga buat membangun militernya. Mantan presiden Prancis Francois Hollande telah mengkonfirmasi hal ini, sementara pemimpin Ukraina saat itu, Pyotr Poroshenko, juga mengakuinya secara terbuka.
Lihat Juga :