Pelayan McDonald's di Indiana Keliru Memberi Sekantong Uang Tunai pada Pelanggan

Selasa, 24 Januari 2023 - 21:30 WIB
loading...
Pelayan McDonalds di Indiana Keliru Memberi Sekantong Uang Tunai pada Pelanggan
Pelayan McDonalds di Indiana Keliru Memberi Sekantong Uang Tunai pada Pelanggan. FOTO/Fox
A A A
WASHINGTON - Sebuah gerai McDonald's di Indiana, Amerika Serikat (AS) secara tidak sengaja memberi pelanggan sekantong uang tunai sebagai pengganti pesanannya. Kantong berisi uang tunai itu diberikan ketika sang pelanggan mengambil makanannya.

Pelanggan, yang diidentifikasi sebagai Josiah Vargas, menerima uang tunai ribuan dolar alih-alih sosis McMuffin yang dia pesan, menurut video yang dia posting di TikTok.

Baca: McDonald Putuskan Jual Semua Aset dan Keluar dari Rusia

Vargas terlihat dalam video menarik kantong plastik kecil berisi uang tunai dari kantong McDonald's. "Apa ini? Mengapa mereka melakukan ini?" dia bertanya dalam video, seperti dikutip dari Fox Bussines.

Dia kemudian bertanya-tanya apa yang harus dia lakukan dengan kantong uang itu. "Kenapa kalian melakukan ini padaku? Kamu tahu seberapa besar aku menginginkan uang ini?" tanya Vargas lagi.

Meskipun dia mengaku tergoda untuk menyimpannya, Vargas akhirnya terlihat dalam video berjalan kembali ke McDonald's untuk mengembalikan uangnya. Vargas mengaku mengembalikan uang itu ke rantai makanan cepat saji karena dia adalah "orang baik."

Baca: BTS Meal McDonald di Tangerang Ricuh, Puluhan Driver Ojol Protes Mengantre Berjam-jam

Karyawan McDonald's dapat didengar di video mengungkapkan rasa terima kasih dan kelegaan mereka ketika dia mengembalikan uangnya. "Ya Tuhan, lihat itu," kata seorang karyawan. "Aku benar-benar ingin memelukmu," lanjutnya.

Vargas kemudian berjalan keluar toko dan berkata bahwa para karyawan menangis saat mereka memeluknya dan berterima kasih padanya.

Dia mengatakan karyawan menghadiahinya karena mengembalikan uang tunai dengan memberinya USD200 dan McDonald's gratis selama sebulan. "Berbuat baik, semuanya," kata Vargas.
(esn)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1413 seconds (10.55#12.26)