Jerman Izinkan Negara NATO Ini Kirim Tank Leopard ke Ukraina

Senin, 23 Januari 2023 - 09:44 WIB
loading...
Jerman Izinkan Negara...
Jerman izinkan Polandia, salah satu anggota NATO, untuk mengirim tank tempur Leopard ke Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
BERLIN - Berlin mengatakan siap memberikan wewenang kepada Polandia, salah satu negara NATO, untuk mengirim tank Leopard buatan Jerman ke Ukraina guna melawan invasi Rusia .

Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock mengatakan izin pengiriman tank tempur canggih itu akan diberikan jika Warsawa mengajukannya.

"Jika kami ditanya pertanyaan itu, maka kami tidak akan menghalangi," kata Baerbock kepada stasiun televisi LCI pada Minggu setelah pertemuan puncak Prancis-Jerman di Paris.

“Kami tahu betapa pentingnya tank-tank ini dan inilah mengapa kami mendiskusikannya sekarang dengan mitra kami. Kami perlu memastikan nyawa orang terselamatkan dan wilayah Ukraina dibebaskan," ujarnya, yang dilansir Al Jazeera, Senin (23/1/2023).

Baca juga: Sekutu NATO Gagal Sepakat, Tak Ada Tank Leopard untuk Ukraina

Komentar tersebut menandakan bahwa Berlin siap memberi wewenang kepada negara-negara Eropa untuk mengirimkan tank buatan Jerman ke Ukraina di tengah meningkatnya tekanan dari Kiev dan sekutu lainnya untuk tindakan semacam itu.

Di bawah perjanjian lisensi Jerman, setiap negara pengguna tidak dapat mengirim tank Leopard ke negara lain tanpa persetujuan Berlin.

Sejauh ini, tidak ada tank tempur utama rancangan Barat yang dikirim ke Ukraina untuk pertempuran defensif melawan pasukan Rusia yang menyerang.

Ukraina telah berulang kali mendesak sekutu Baratnya untuk mengirimkan lebih banyak, dan lebih cepat, bantuan militer ke negara yang dilanda perang itu.

“Setiap hari penundaan adalah kematian orang Ukraina. Berpikir lebih cepat,” kata penasihat presiden Ukraina, Mykhailo Podolyak, pada hari Sabtu.

Kritik itu muncul setelah 50 negara bertemu di Pangkalan Udara Amerika Serikat di Ramstein, Jerman, dan setuju untuk memasok Kiev dengan perangkat keras militer senilai miliaran dolar, termasuk kendaraan lapis baja dan amunisi.

Baca juga: Jerman Siap Kirim Tank Leopard ke Ukraina Asal....

Tetapi keputusan Jerman atas pengiriman tank tempur Leopard 2 yang banyak diminta—dianggap sebagai salah satu model dengan kinerja terbaik di seluruh dunia—gagal terwujud.

Meskipun mendapat tekanan dan kritik yang kuat, Jerman mengatakan belum memutuskan apakah akan memberikan izin kepada negara-negara Eropa lainnya untuk mentransfer tank buatan Jerman ke Ukraina.

Polandia telah mengumumkan siap untuk mengirimkan 14 tank Leopard ke Kiev tetapi Perdana Menteri Mateusz Morawiecki mengatakan pada hari Minggu bahwa dia sedang menunggu pernyataan yang jelas dari Berlin apakah negara yang memiliki tank Leopard dapat mentransfernya ke Ukraina.

Dia juga menggambarkan penolakan Jerman untuk mengirim tanknya sendiri ke Ukraina sebagai kebijakan yang "tidak dapat diterima".

“Orang yang tidak bersalah meninggal setiap hari,” katanya kepada kantor berita PAP.

Dalam pernyataan bersama hari Sabtu, menteri luar negeri dari tiga negara Baltik—Latvia, Estonia dan Lituania—mendesak Jerman untuk menyediakan tank Leopard ke Ukraina sekarang.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Pesawat Militer India...
Pesawat Militer India Jatuh Tewaskan 5 Prajurit AU, Kopilot Selamat
Rekomendasi
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Berita Terkini
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved