Presiden Meksiko Merespons Pesan 'SOS' Gembong Narkoba El Chapo

Kamis, 19 Januari 2023 - 20:27 WIB
loading...
Presiden Meksiko Merespons...
Presiden Meksiko merespons pesan SOS gembong narkoba Joaquin El Chapo Guzman. Foto/Los Angeles Times
A A A
MEXICO CITY - Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengatakan pemerintahannya akan mempertimbangkan permintaan terpidana gembong narkoba Joaquin "El Chapo" Guzman untuk menyelesaikan hukumannya di Meksiko.

Mantan pemimpin kartel Sinaloa itu telah meminta perhatian dari pemerintah Meksiko atas kondisi yang dialaminya di Amerika Serikat (AS). El Chapo saat ini tengah ditahan di Fasilitas Penjara Maksimum Administratif AS (ADX) di Florence, Colorado sejak 2019.

"Saya meminta Presiden Lopez Obrador untuk campur tangan sehingga saya dapat kembali ke Meksiko dan menyelesaikan hukuman saya di penjara Meksiko. Kondisi di mana saya berada di penjara dengan keamanan maksimum di Amerika Serikat merendahkan, hina dan tidak manusiawi," kata Guzman dalam sebuah surat .

Guzman, yang telah melarikan diri dari penjara keamanan maksimum Meksiko pada dua kesempatan, dinyatakan bersalah atas semua dakwaan pada Februari 2019 oleh juri federal di Brooklyn, New York. Dakwaan itu termasuk menjadi pemimpin perusahaan kriminal yang berkelanjutan, berbagai dakwaan terkait perdagangan narkoba, kekerasan, korupsi dan pencucian uang.

Baca: Dari Penjara, Gembong Narkoba El Chapo Kirim 'SOS' ke Presiden Meksiko

"El Chapo" diekstradisi ke AS pada 2017 di bawah instruksi Presiden Meksiko saat itu Enrique Pena Nieto. Menurut Jose Refugio Rodriguez, kuasa hukum Guzman, ekstradisi itu karena perjanjian tidak sah antara pemerintahan Pena Nieto dan pemerintah AS.

Rodriguez telah menghubungi Duta Besar Meksiko AS Esteban Moctezuma Barragan untuk menengahi, menuduh bahwa Guzman diekstradisi ke AS telah melanggar haknya dan menuduh Menteri Luar Negeri Meksiko saat itu Luis Videgaray bertindak "tunduk" kepada AS.

Pengacara Guzman bersikeras bahwa ada cara hukum bagi 'El Chapo' untuk kembali ke Meksiko, mencatat bahwa perjanjian ekstradisi memungkinkan mantan gembong narkoba untuk kembali ke negara asalnya karena Guzman memiliki proses pidana yang tertunda di Meksiko.

"Begitu ekstradisi diberikan, (Guzman) seharusnya tetap berada di Meksiko sampai semua prosesnya di sini diselesaikan dengan hukuman dan kemudian diserahkan," kata Rodriguez.

Menteri Luar Negeri Marcelo Ebrard dengan cepat menolak permintaan tersebut.

Baca: Putra El Chapo Ditangkap, Lebih dari 100 Orang di Kota Meksiko Hilang

"Saya tidak melihat kemungkinan apa pun, terus terang, tapi saya akan memeriksanya dengan kantor kejaksaan," katanya.

Namun, Lopez Obrador mengatakan pada konferensi pers hariannya bahwa dia akan menyelidiki kasus Guzman.

“Kalau soal hak asasi manusia, kan ada saluran dan contoh internasional. Jadi kita tidak bisa mengesampingkan ini karena hak asasi manusia yang utama adalah hak untuk hidup," ujarnya.

"Kita harus melihat apakah ini bisa maju atau tidak, apakah kita punya kemungkinan, kekuatan untuk melakukannya," tukasnya seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (19/1/2023).

Baca: Tangkap Putra El Chapo, Meksiko Terjunkan Lebih dari 3.000 Tentara
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Delcy Rodriguez, Presiden...
Delcy Rodriguez, Presiden Sementara Venezuela yang Dijuluki Harimau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved