20 Maskapai Teraman di Dunia 2023, Enam di Antaranya dari Asia

Rabu, 18 Januari 2023 - 20:15 WIB
20 Maskapai Teraman di Dunia 2023, Enam di Antaranya dari Asia. FOTO/Reuters
JAKARTA - Peringkat dua puluh maskapai teraman di dunia ini dikeluarkan oleh Airline Rating untuk tahun 2023. Setiap tahunnya situs tersebut selalu merilis daftar maskapai teraman di dunia.

Untuk tahun ini terdapat enam maskapai dari Asia masuk dalam daftar. Dua puluh maskapai teraman di dunia ini juga selalu menjadi yang terdepan dalam inovasi keselamatan, keunggulan operasional, dan peluncuran pesawat baru yang canggih.



Berikut 20 Maskapai Teraman di Dunia 2023 menurut Airline Rating:

Baca: Maskapai Garuda Pede Pertumbuhan Penumpang Capai 30% di Akhir Tahun 2022

1. Qantas

Qantas berada di urutan pertama sebagai maskapai teraman di dunia. Sebelumnya maskapai ini merupakan milik New Zealand sebelum akhirnya diakuisisi oleh Australia pada tahun 2022.

Maskapai ini telah masuk dalam daftar sejak tahun 2021 lalu, dan pada tahun 2022 sempat menempati posisi ke tujuh.

2. Air New Zealand

Berikutnya adalah Air New Zealand yang harus bergeser ke posisi ke dua setelah pada tahun 2022 menempati urutan pertama. ANZ merupakan maskapai nasional negara tersebut dan melayani penerbangan Australia, Pasifik, Asia, dan Amerika Utara.

3. Etihad Airways

Maskapai asal Uni Emirat Arab ini juga turun setelah pada tahun 2022 lalu menempati posisi ke dua. Maskapai yang berbasis di Abu Dhabi ini merupakan salah satu maskapai nasional yang melayani penerbangan ke Timur Tengah, Afrika, Eropa, Asia, Amerika Utara, dan Australia.

4. Qatar Airways

Qatar Airways juga turun satu tempat tahun ini. Maskapai yang berbasis di Doha milik Qatar tersebut memiliki jaringan rute yang luas dengan melintasi Timur Tengah, Afrika, Asia Pasifik, Eropa, Amerika Latin, dan Amerika Utara.

5. Singapore Airlines

Berpindah ke Asia Tenggara, kini ada Singapore Airlines yang terkenal akan penerbangan jarak jauhnya. Beberapa tujuan dari maskapai ini diantaranya, Asia, Amerika Utara, Australasia, Eropa, Afrika, dan Timur Tengah.

Baca: Maskapai Barat Perlu Kembali ke Wilayah Udara Rusia, Alasannya…
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!