Bos Mata-mata Rusia Ungkap Sebab Krisis Ukraina Tetap Buntu

Rabu, 18 Januari 2023 - 06:29 WIB
Baca juga: Bertemu Panglima Militer AS, Jenderal Ukraina Uraikan Kebutuhan Militer untuk Kalahkan Rusia

Pemerintah Ukraina kemudian dengan cepat menarik kembali semua janji yang telah dibuatnya di Istanbul, dengan perubahan suasana hati yang tiba-tiba terjadi tak lama setelah Perdana Menteri Inggris saat itu Boris Johnson mengunjungi Kiev.

Rusia dan Ukraina tidak pernah duduk di belakang meja perundingan sejak saat itu, dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bahkan menandatangani dekrit yang secara resmi melarangnya berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Zelensky sekarang mempromosikan konferensi tingkat tinggi (KTT) internasional yang diselenggarakan PBB yang direncanakan di New York pada 24 Februari, peringatan peluncuran operasi militer Rusia di Ukraina.

Acara, di mana penyelesaian konflik akan dibahas tanpa Moskow, diperkirakan akan fokus pada 10 poin "rencana perdamaian" yang sebelumnya digariskan Kiev, yang antara lain menyerukan Rusia mundur ke perbatasan yang diklaim Ukraina, membayar reparasi dan tunduk pada pengadilan kejahatan perang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!