Diserang Malam Hari, Politisi Perempuan Afghanistan dan Bodyguard Ditembak Mati

Senin, 16 Januari 2023 - 13:25 WIB
"Dia terbunuh dalam kegelapan, tapi Taliban membangun sistem apartheid gender mereka di siang hari."

Wanita telah bekerja di posisi terkemuka di seluruh masyarakat Afghanistan dalam dua dekade sejak invasi pimpinan AS ke Afghanistan, dengan banyak yang menjadi hakim, jurnalis, dan politisi.

Namun, banyak wanita dalam profesi seperti itu telah meninggalkan negara tersebut sejak Taliban kembali berkuasa.

Otoritas Taliban dengan cepat menekan perempuan dari hampir semua bidang kehidupan publik, melarang mereka dari pendidikan menengah dan tinggi, pekerjaan sektor publik dan bahkan mengunjungi taman umum dan pemandian.

Mereka juga memerintahkan wanita untuk menutupi tubuh mereka di depan umum, idealnya dengan burqa yang menutupi semuanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!