Perang dengan Rusia, Ukraina Akui Jalankan Misi NATO

Sabtu, 07 Januari 2023 - 07:25 WIB
Baca juga: Rusia Jadi Perang dengan AS dan NATO? Ini Jawaban Moskow

Pengiriman itu dimaksudkan untuk menggantikan kerugian Ukraina di medan perang. Bulan lalu, jenderal top Kiev Valerii Zaluzhnyi mengatakan kepada The Economist bahwa dia membutuhkan 300 tank lagi, 700 kendaraan tempur infanteri, dan 500 howitzer untuk melakukan operasi ofensif.

Angka itu melebihi jumlah kendaraan tempur serupa di inventaris Inggris atau pun Jerman.

Moskow bersikeras bahwa pengiriman senjata Barat hanya memperpanjang konflik, dan telah berulang kali memperingatkan para pendukung Ukraina bahwa ini dapat mengakibatkan konfrontasi militer habis-habisan antara Rusia dan NATO.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!