Raja Yordania: Jika Israel Menginginkan Konflik Kami Cukup Siap!
Kamis, 05 Januari 2023 - 05:01 WIB
"Kita harus mengkhawatirkan intifada berikutnya. Dan jika itu terjadi, itu adalah kemunduran hukum dan ketertiban yang lengkap dan tidak akan ada yang diuntungkan, baik Israel maupun Palestina," papar Raja Yordania.
Baca juga: Yahudi Haredi Kecam Habis Menteri Israel Ben-Gvir yang Masuk Masjid Al-Aqsa
Dia melanjutkan, "Saya pikir ada banyak perhatian dari kita semua di kawasan ini, termasuk orang-orang di Israel yang berada di pihak kita dalam masalah ini, untuk memastikan hal itu tidak terjadi."
Mengacu pada anggota sayap kanan Knesset Itamar Ben Gvir dan Bezalel Smotrich, yang merupakan mitra Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam pemerintahan koalisi baru, dia berkata, "Saya tidak berpikir orang-orang itu hanya berada di bawah mikroskop Yordania. Mereka berada di bawah mikroskop internasional. Saya harus percaya bahwa ada banyak orang di Israel yang juga peduli seperti kita."
"Pada akhirnya, rakyat Israel memiliki hak untuk memilih siapa pun yang mereka inginkan untuk memimpin mereka... Kami akan bekerja dengan siapa saja dan semua orang selama kami dapat menyatukan orang," papar dia.
Baca juga: Yahudi Haredi Kecam Habis Menteri Israel Ben-Gvir yang Masuk Masjid Al-Aqsa
Dia melanjutkan, "Saya pikir ada banyak perhatian dari kita semua di kawasan ini, termasuk orang-orang di Israel yang berada di pihak kita dalam masalah ini, untuk memastikan hal itu tidak terjadi."
Mengacu pada anggota sayap kanan Knesset Itamar Ben Gvir dan Bezalel Smotrich, yang merupakan mitra Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam pemerintahan koalisi baru, dia berkata, "Saya tidak berpikir orang-orang itu hanya berada di bawah mikroskop Yordania. Mereka berada di bawah mikroskop internasional. Saya harus percaya bahwa ada banyak orang di Israel yang juga peduli seperti kita."
"Pada akhirnya, rakyat Israel memiliki hak untuk memilih siapa pun yang mereka inginkan untuk memimpin mereka... Kami akan bekerja dengan siapa saja dan semua orang selama kami dapat menyatukan orang," papar dia.
Lihat Juga :