Partai Berkuasa Singapura Terpukul oleh Hasil Pemilu

Sabtu, 11 Juli 2020 - 22:09 WIB
“Warga Singapura ingin PAP membentuk pemerintahan tapi mereka dan khususnya pemilih muda, juga ingin melihat lebih banyak kehadiran oposisi di parlemen,” ungkap Lee.

Stabilitas dan kemudahan ditebak menjadi bagian dari politik Singapura yang didominasi PAP sejak merdeka pada 1965. Stabilitas itu pun terbukti penting bagi negara itu menjadi pusat keuangan global dan pusat perdagangan regional. (Lihat Infografis: Amerika Ketar-Ketir, Turki Mampu Menguji S-400 pada F-22 dan F-35)

Namun para pengamat menilai turunnya suara PAP dapat mengakibatkan peraturan lebih ketat pada pekerja asing dan perubahan lain pada kebijakan sosial untuk menjawab kekhawatiran partai-partai oposisi. (Lihat Video: Hari Kependudukan Dunia 2020 , Pandemi COVID-19 Mengancam Bonus Demografi)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!