Viral, Mayat-mayat Korban Covid-19 Dibuang dengan Buldoser
Sabtu, 11 Juli 2020 - 13:36 WIB
“Video penguburan mereka yang meninggal karena Covid-19 di distrik Nellore menjadi viral. Kolektor distrik telah memerintahkan penyelidikan. Sebagai RDO Nellore dan hakim sub-divisi, saya telah ditunjuk sebagai petugas investigasi. Saya sedang melakukan penyelidikan dan setelah menyelesaikan hal yang sama akan mengirimkan laporan saya kepada kolektor," kata Hussain Saheb, seperti Gulf News, Sabtu (11/7/2020).
Pemimpin oposisi yang juga mantan Ketua Menteri N Chandrababu Naidu melalui Twitter pada hari Jumat mengatakan dia sedih melihat jasad para korban Covid-19 di Nellore diperlakukan tidak sopan dengan dibuang ke dalam lubang tunggal menggunakan buldoser.
“Ini terjadi berulang-ulang. Pemerintah YS Jagan harus menawarkan permintaan maaf kepada keluarga-keluarga yang berduka yang menginginkan kepergian (korban) terhormat untuk orang-orang yang mereka cintai," bunyi tweet ketua Partai Telugu Desam (TDP) tersebut.
Ini adalah insiden ketiga di negara bagian Andhra Pradesh dalam dua minggu. Pada tanggal 6 Juli, pemerintah kota di Tirupati menggunakan ekskavator untuk mengangkat mayat korban Covid-19 dari ambulans dan membuangnya ke dalam lubang.
Dalam insiden di Tirupati, petugas kesehatan mendorong mayat ke ekskavator, yang membawanya ke lubang dan membuang mayat tersebut ke dalamnya. Pemerintah kota membela langkah itu dengan mengatakan tubuh korban berbobot hampir 180 kg.
Pemimpin oposisi yang juga mantan Ketua Menteri N Chandrababu Naidu melalui Twitter pada hari Jumat mengatakan dia sedih melihat jasad para korban Covid-19 di Nellore diperlakukan tidak sopan dengan dibuang ke dalam lubang tunggal menggunakan buldoser.
“Ini terjadi berulang-ulang. Pemerintah YS Jagan harus menawarkan permintaan maaf kepada keluarga-keluarga yang berduka yang menginginkan kepergian (korban) terhormat untuk orang-orang yang mereka cintai," bunyi tweet ketua Partai Telugu Desam (TDP) tersebut.
Ini adalah insiden ketiga di negara bagian Andhra Pradesh dalam dua minggu. Pada tanggal 6 Juli, pemerintah kota di Tirupati menggunakan ekskavator untuk mengangkat mayat korban Covid-19 dari ambulans dan membuangnya ke dalam lubang.
Dalam insiden di Tirupati, petugas kesehatan mendorong mayat ke ekskavator, yang membawanya ke lubang dan membuang mayat tersebut ke dalamnya. Pemerintah kota membela langkah itu dengan mengatakan tubuh korban berbobot hampir 180 kg.
Lihat Juga :