Netanyahu Berupaya Bangun Hubungan Diplomatik Penuh dengan Arab Saudi

Sabtu, 17 Desember 2022 - 20:10 WIB
Baca: Perjanjian Raja Abdulaziz dan Roosevelt, Cikal Bakal Arab Saudi Jadi Sekutu AS

Namun, Arab Saudi mengizinkan wilayah udaranya digunakan untuk penerbangan antara Israel dan Uni Emirat Arab dan Bahrain, kedua negara yang menjalin hubungan dengan Israel pada September 2020.

Netanyahu menyarankan bahwa memperluas kemajuan yang dibuat dalam Perjanjian Abraham 2020 ke negara-negara Arab lainnya akan menjadi rute perdamaian yang lebih efektif daripada terlibat langsung dengan para pemimpin Palestina, yang dia klaim tidak mau mengakui Negara Israel.

“Saya pikir perdamaian dengan Arab Saudi akan memiliki dua tujuan: Ini akan menjadi lompatan besar untuk perdamaian keseluruhan antara Israel dan dunia Arab, itu akan mengubah wilayah kita dengan cara yang tak terbayangkan,” katanya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!