AS Hendak Kirim Sistem Rudal Patriot ke Ukraina, Ini Peringatan Keras Rusia
Kamis, 15 Desember 2022 - 19:04 WIB
“Pada tanggal 13 Desember, niat Amerika Serikat untuk menyediakan Ukraina dengan baterai pertahanan anti-rudal Patriot diumumkan. Sebelumnya, banyak ahli, termasuk [yang berbasis] di luar negeri meragukan logika langkah semacam itu, yang akan mengarah pada eskalasi konflik dan meningkatkan risiko keterlibatan langsung tentara AS dalam permusuhan," katanya.
"AS terus memutarbalikkan senjata negara-negara NATO lainnya," ujar Zakharova.
"Washington menuntut kontribusi yang lebih signifikan untuk militerisasi Ukraina dari mereka [anggota NATO]."
Baca juga: Media Rusia Ledek Sistem Rudal Patriot AS Hendak Dikirim ke Ukraina: Pernah Kebobolan di Saudi
Dia mencatat bahwa pada 30 November, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengumumkan bahwa AS bersama sekutu NATO-nya telah memberikan lebih dari USD40 miliar bantuan militer ke Ukraina sejak konflik dimulai pada 24 Februari.
“Keputusan kolektif kami untuk mendukung Ukraina akan terus kuat, sekarang, sepanjang musim dingin, dan selama Ukraina berhasil. Kami akan mempertahankan dan meningkatkan dukungan keamanan, kemanusiaan, dan ekonomi kami untuk Ukraina,” kata Blinken pada saat itu. "Kami juga akan terus menaikkan biaya pada Kremlin," katanya lagi.
"AS terus memutarbalikkan senjata negara-negara NATO lainnya," ujar Zakharova.
"Washington menuntut kontribusi yang lebih signifikan untuk militerisasi Ukraina dari mereka [anggota NATO]."
Baca juga: Media Rusia Ledek Sistem Rudal Patriot AS Hendak Dikirim ke Ukraina: Pernah Kebobolan di Saudi
Dia mencatat bahwa pada 30 November, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengumumkan bahwa AS bersama sekutu NATO-nya telah memberikan lebih dari USD40 miliar bantuan militer ke Ukraina sejak konflik dimulai pada 24 Februari.
“Keputusan kolektif kami untuk mendukung Ukraina akan terus kuat, sekarang, sepanjang musim dingin, dan selama Ukraina berhasil. Kami akan mempertahankan dan meningkatkan dukungan keamanan, kemanusiaan, dan ekonomi kami untuk Ukraina,” kata Blinken pada saat itu. "Kami juga akan terus menaikkan biaya pada Kremlin," katanya lagi.
Lihat Juga :